Kamis, 24 April 2014
Selenium, Nutrisi Sehat Dalam Telur Modern

Sumber : Kiat Sehat Surabaya

 

Tingkat polusi yang semakin tinggi saat ini menimbulkan bermacam gangguan bagi kesehatan tubuh manusia. Biaya pengobatan yang disebabkan karena meningkatnya angka kesakitan juga semakin mahal. Tak ada salahnya, sejak saat ini kita lebih peduli terhadap kesehatan tubuh. Karena mencegah masih jauh lebih baik daripada mengobati. Mendapatkan badan sehat tak perlu mahal, kita bisa mencobanya dengan menjaga pola makan dan gaya hidup. Salah satunya dengan memperhatikan nutrisi yang kita konsumsi sehari-hari.

 

Seperti yang disampaikan oleh Yohanes Sunardi, MT seorang Ahli Gizi dan Nutrisionist Surabaya saat hadir sebagai pembicara pada Seminar “ Nutrisi Sehat di Zaman Modern”, Sabtu (12/7) di Lifecare Diagnostic Indonesia. Nutrisi dalam unsur /zat kimia yang jika dimasukan kedalam tubuh berguna untuk melakukan fungsinya, memberikan energi, membangun dan memelihara jaringan dan menjaga proses kehidupan. Salah satu nutrisi yang penting untuk tubuh yakni nutrisi yang mengandung protein. Protein penting untuk membantu proses pemulihan dan pertumbuhan. Protein dapat dihasilkan dari berbagai makanan seperti telur. Telur adalah salah satu makanan yang sangat penting dan diperlukan oleh tubuh. Hampir seluruh vitamin (kecuali vitamin C) dan seluruh asam amino essential terkandung dalam telur. Bukan hanya itu berbagai nutrisi seperti anti oksidan, lutein, asam lemak tak jenuh, dan asam sialic juga terkandung dalam telur. Mengkonsumsi telur sedikitnya 1 butir per hari sangat dianjurkan, mengingat telur adalah sumber protein dengan nilai biologis paling tinggi. Maksudnya, protein telur paling mudah diserap oleh tubuh. Telur memiliki nilai biologi 93,7 persen. Bandingkan dengan susu yang sekitar 83 persen, ikan sekitar 76 persen, dan daging 74,3 persen. Bicara telur seolah bicara protein saja. Padahal dalam sebutir telur juga terdapat berbagai vitamin dan mineral esensial yang penting bagi tubuh seperti thiamin, riboflavin. Lengkap deh, karena ada 13 jenis vitamin, termasuk vitamin A, D, E, dan B. Kandungan mineralnya juga baik karena terdapat fosfor dan zinc.

 

Pada telur terdapat Lutein dan Zeaxanthin. Dua zat ini membantu menjaga kesehatan mata dan melindungi mata dari efek ultraviolet sinar matahari. Selain itu, kedua zat tersebut  juga mengurangi risiko terkena penyakit akibat usia lanjut, seperti kebutaan bagi orang yang berusia diatas 65 tahun. Bahkan dengan mengkonsumsi telur cukup, resiko katarak dapat berkurang secara signifikan. Selain itu, telur juga mengandung mineral selenium (Se). Para pria membutuhkan asupan selenium untuk pembentukan kualitas dan kuantitas sperma. Satu butir telur memenuhi 10% dari total kebutuhan tubuh terhadap selenium. Telur juga mengandung vitamin D yang dapat membantu penyerapan kalsium untuk pembentukan tulang. Selain itu, telur juga mengandung vitamin E. Asal tahu saja, kombinasi antara selenium dan vitamin E berperan sebagai antioksidan yang dapat mengurangi risiko kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas.  Telur juga diketahui sebagai sumber vitamin B12, vitamin B6, dan folat yang dibutuhkan untuk kesehatan tubuh dan melindungi sel-sel saraf. Kekurangan vitamin B12 dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan sel-sel saraf. Wanita hamil yang kekurangan vitamin B12 mempunyai risiko anaknya akan mengalami kerusakan pada sistem saraf.

 

Meski telur baik untuk tubuh, namun kita patut mewaspadai adanya bakteri Salmonella. Itulah mengapa Yohanes tidak menganjurkan mengkonsumsi telur dalam keadaan mentah. “Telur sebaiknya dikonsumsi setelah dimasak terlebih dahulu hingga matang,” tegas Yohanes. Protein sangat bermanfaat bagi tubuh. Tapi ada beberapa orang yang tidak tahan dengan protein-protein tertentu. Telur misalnya, Lysozyne yang ada pada protein telur menyebabkan alergi, terutama dalam keadaan mentah dapat menjadi antigen bagi tubuh. Zat Avidin juga beracun tetapi melemah dalam keadaan matang. Oleh sebab itu kita perlu memilih telur yang sehat bagi tubuh sebelum membelinya untuk dikonsumsi. Yohanes menyarankan untuk memilih telur modern, telur ini adalah telur yang dikombinasi secara organik untuk lebih memenuhi kebutuhan gizi seperti kandungan Selenium. Selenium adalah antioksidan terbaik yang berfungsi untuk menetralkan radikal bebas.Tak hanya itu selenium pada telur  zat selenium juga membantu mengobati penyakit gondong, gatal-gatal dan alergi pada kulit.Tik





 
Launch Full Site.