MMR dilakukan setelah aak berbicara?
dokter,anak saya berumur 20 bln dan belum di imunisasi MMR.Dokter nya bilang kalo mau imunisasi MMR lebih baik nunggu anak saya bisa bicara.Memang saat ini anak saya blm bisa bicara tapi cuma ngoceh aja.Saya minta saran dokter atas pertanyaan saya ini.Terima kasih.( perempuan, 28 thn,155 cm,55 Kg)

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Vaksi MMR adlaah vaksinasi virus hidup yang dilemahkan untuk kekebalan bagi penyakit Mumps, Measles, dan Rubella. Berdasarkan jadwal imunisasi yang diberikan oleh IDAI tahun 2008, vaksinasi MMR diberikan pertama kali pada usia 15 bulan dan diulang pada usia 6 tahun.

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari pemberian vaksinasi MMR sama seperti vaksinasi lainnya, yaitu sekitar 10% anak mengalami demam dan kemerahan dalam jangka waktu 5-21 hari setelah penyuntikan, dan 5% mengalami nyeri sendi. Reaksi anafilaksis (alergi) dapat terjadi namun sangat jarang.

Yang menjadi kontroversi dan sempat dihebohkan dahulu adalah terjadinya autisme akibat dari penyuntikan MMR. Hal ini sudah dibantah dan berbagai penelitian sudah membuktikan bahwa tidak adanya hubungan antara vaksin MMR dengan terjadinya autisme.

Autisme sendirimerupakan gangguan perkembangan fungsi otak yang mencakup bidang sosial dan fungsi afek, komunikasi verbal (bahasa) dan non verbal, imajinasi, fleksibilitas, lingkup interest (minat), kognisi dan atensi. Biasanya perilaku-perilaku yang sering dilaporkan oleh orang tua pasien adalah keterlambatan berbicara dari anak-anak biasanya, perilaku aneh acuh dan tak acuh, atau cemas jika anaknya dicurigai tuli. Kebiasaan abnormal ini biasanya sudah terlihat pada anak berusia 3 tahun. Pada saat-saat inilah biasanya orang tua menyadari bahwa anaknya memiliki kelainan, walaupun tak sepenuhnya sama.

Mungkin dokter Anda mengambil sikap berhati-hati untuk mencegah terjadinya suatu kesalahpahaman antara vaksinasi MMR dengan keterlambatan bicara (yang mungkin dapat disebabkan autisme) akibat dari isu terdahulu. Karena itulah dokter Anda meminta vaksinasi dilakukan setelah anak Anda dapat berbicara.

Anda dapat meminta second opinion mengenai hal ini kepada dokter lainnya. Vaksinasi MMR sepenuhnya aman untuk anak dan tidak berhubungan dengan kejadian autisme serta dapat dilakukan sesuai jadwal. Namun tentu saja orangtua harus mengetahui KIPI yang mungkin terjadi setelah vaksinasi. Namun jangan khawatir, meskipun tidak sesuai jadwal, vaksinasi MMR tetap akan bekerja secara efektif.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

Launch Full Site.