Alasan Kenapa Anda Sebaiknya Tidak Minum Teh Tarik Berlebihan

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 29 Mar 2017, 12:12 WIB
Meski enak dan bikin ketagihan, ternyata minum teh tarik berlebihan berbahaya bagi kesehatan. Ini alasannya.
Alasan Kenapa Anda Sebaiknya Tidak Minum Teh Tarik Berlebihan

Klikdokter.com, Jakarta Teh tarik adalah minuman kekinian yang sedang booming di Indonesia. Rasa manis dan aroma yang harum membuat teh ini memiliki tempat khusus di hati para penikmatnya. Namun di balik itu semua, teh tarik tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

Teh tarik diolah dari campuran teh hitam dan susu kental manis, yang dipindah-pindahkan dengan cara ‘ditarik’ dari satu cangkir ke cangkir lain. Proses penarikan ini membuat kandungan teh menjadi lebih kental, aroma harumnya keluar, suhu menjadi lebih dingin, dan memberikan busa lembut di bagian atasnya.

Ketika diminum dan melewati tenggorokan, rasanya memang sangat khas dan tidak bisa dilupakan. Namun ternyata, di balik itu, teh tarik bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan!

Pasalnya, teh tarik tinggi akan kandungan kalori dan gula. Satu gelas teh tarik sebanyak 250 ml mengandung sekitar 140 kalori dan 20 gr gula.

Jumlah ini hampir sama dengan satu porsi nasi putih (100 gram). Bayangkan, untuk membakar kalori sebanyak itu, Anda harus jalan kaki selama 40 menit, atau jogging selama 16 menit.

Sedangkan, gula pada teh tarik yang masuk ke dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. Jika proses ini terjadi setiap hari, maka risiko Anda untuk mengalami kegemukan (obesitas) dan diabetes mellitus akan meningkat secara signifikan. Apalagi jika sebelumnya Anda sudah memiliki kadar kolesterol yang tinggi.

Tak hanya itu, protein pada susu juga dapat mengikat antioksidan yang ada pada teh, sehingga menghambat penyerapannya di dalam tubuh. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan manfaat sehat antioksidan sama sekali.

Sungguh fakta yang mengejutkan, bukan? Jadi, mulai saat ini, sebaiknya Anda hindari minum teh tarik berlebihan, ya! Bila tetap nekat, kegemukan (obesitas) maupun penyakit berbahaya lainnya akan hinggap di tubuh Anda.

(NB/ RH)

Silahkan Tap "Tanya Dokter" Untuk Mengajukan Pertanyaan

Tanya Dokter