Menu Buka Puasa yang Aman untuk Penderita Diabetes

Oleh dr. Fiona Amelia MPH pada 30 Mei 2017, 10:08 WIB
Menyantap makanan atau minuman manis saat buka puasa sesungguhnya kurang baik untuk penderita diabetes.
Menu Buka Puasa yang Aman untuk Penderita Diabetes

Klikdokter.com, Jakarta Penderita diabetes memiliki gangguan dalam produksi dan kerja hormon insulin, sehingga kadar gula dalam darah meningkat. Karena itu, menu buka puasa sebaiknya memberikan rasa kenyang dalam waktu lama dan tidak menaikkan kadar gula darah secara tiba-tiba.

Menu berbuka puasa yang sehat bagi penderita diabetes sebaiknya memenuhi prinsip-prinsip berikut:

  • Buka puasa dengan makanan ringan seperti buah potong

    Pilihlah buah dengan indeks glisemik rendah, seperti pisang, apel, pir, dan jeruk. Jus buah juga bisa menjadi alternatif, asalkan dibuat sendiri tanpa tambahan apapun.

    Kurma juga baik untuk dikonsumsi saat berbuka karena mengandung serat dan indeks glisemiknya rendah. Pilih kurma asli yang tidak diberikan gula tambahan. Kombinasikan kurma dengan yogurt atau makanan lain.

  • Sumber karbohidrat kompleks untuk makanan utama

    Untuk makanan utama, pilih sumber karbohidrat kompleks yang membuat rasa kenyang bertahan lama seperti gandum, biji-bijian, dan nasi merah. Kombinasikan dengan sayuran, sumber protein seperti daging, ikan, atau tahu/ tempe.

    Sumber asam lemak sehat yang meningkatkan kolesterol baik (HDL) dapat diperoleh dari ikan atau alpukat.

  • Batasi konsumsi gorengan

    Batasi konsumsi makanan tinggi kadar asam lemak jenuh dan asam lemak trans seperti gorengan, kue-kue manis, es krim, dan makanan bersantan.

  • Hindari roti

    Makanan dengan indeks glisemik tinggi seperti kentang, biskuit, dan roti putih kurang dianjurkan karena mudah dicerna dan diserap. Akibatnya Anda akan cepat lapar kembali.

  • Banyak minum air putih

    Perbanyak minum air putih dan batasi konsumsi minuman. Hindari pula minuman berkafein seperti kopi atau teh karena dapat membuat dehidrasi.

  • Hindari makan berlebihan

    Makanlah dengan porsi seperti biasanya ketika sedang tidak puasa atau gunakan piring kecil agar tidak makan terlalu banyak.

Beberapa contoh menu berbuka puasa bagi penderita diabetes yaitu:

Makanan ringan:

  • Yogurt dengan kurma
  • Semangkuk susu sereal
  • Semangkuk sedang buah potong (pir/apel/pepaya) atau 2 buah jeruk ukuran sedang
  • Smoothies stroberi pisang
  • Salad buah sayur dengan saus mayonaise atau thousand island (batasi penggunaan saus)
  • Bubur kacang hijau atau kolak

Makanan utama:

  • Setengah mangkuk nasi merah dengan 1 potong ayam bakar, 1 potong tahu atau tempe rebus sedang, tumis kangkung, 1 mangkuk kecil sup ayam dengan sayuran
  • Setengah mangkuk nasi putih dengan tumis brokoli tahu jamur, 1 buah tahu goreng, 1 mangkuk kecil ayam jahe bawang putih
  • Satu mangkuk sedang havermut dengan 1 mangkuk kecil sup ikan dori jamur enoki, kailan cah bawang putih, dan 1 potong tempe rebus
  • 1–2 lembar roti gandum utuh dengan semangkuk sedang sup kacang merah yang berisi potongan daging sapi dan wortel
  • Satu buah ubi ungu kukus ukuran sedang dengan ikan goreng balado dan tumis kangkung

Puasa bisa ditunaikan secara penuh oleh penderita diabetes bila dilakukan dengan benar. Artinya, mengonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup dan komposisi yang sehat saat sahur dan buka puasa.

Konsumsi makanan yang berlebihan atau salah pilih makanan dapat meningkatkan berat badan dan mengganggu kontrol gula darah yang sudah baik pada penderita diabetes. Jadi, pastikan pilihan menu buka puasa Anda tetap aman.

[BA/ RH]

Silahkan Tap "Tanya Dokter" Untuk Mengajukan Pertanyaan

Tanya Dokter