Suka Berbohong? Awas Penyakit Mythomania

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 18 Jun 2017, 14:55 WIB
Suka berbohong merupakan gejala sebuah penyakit yang bernama mythomania.
Suka Berbohong? Awas Penyakit Mythomania

Klikdokter.com, Jakarta Tidak ada satu orang pun yang ingin punya teman suka berbohong. Karena tindakan tidak terpuji ini kerap dilakukan hanya demi keuntungan pribadi. Di balik itu, ternyata suka berbohong juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit mythomania!

Mythomania merupakan gangguan kejiwaan, yang ditandai dengan suka berbohong. Umumnya, penderita tidak bisa mengendalikan kondisi yang dialaminya. Dengan kata lain, kebiasaan berbohong tersebut sulit dihentikan, sekalipun penderitanya ingin menghentikannya.

Di samping itu, penderita mythomania juga kerap melakukan kebohongan tanpa alasan dan tujuan yang jelas. Alhasil, orang yang mengalami kondisi ini tidak memiliki hubungan yang baik dengan keluarga, kekasih, ataupun teman.

Penyakit yang juga dikenal dengan nama Pseudologia Fantastica ini diduga akibat kelainan otak bagian korteks prefrontal, yang merupakan area otak untuk pengambilan keputusan dan tingkah laku. Terkait hal ini, belum diketahui pasti kelainan seperti apa yang terjadi.

Berita baiknya, mythomania bisa disembuhkan. Terapi utamanya bukanlah obat-obatan, melainkan psikoterapi atau terapi oleh psikolog/ psikiater untuk membantu seseorang memahami dan mengatasi permasalahan yang dihadapinya. Umumnya, penderita membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk benar-benar sembuh dari penyakit ini.

Mengejutkan, bukan? Jadi, suka berbohong tak selalu merupakan hal yang wajar. Bila Anda merasa memiliki kebiasaan ini dan tidak bisa dikendalikan, mungkin mythomania penyebabnya. Jangan tunda, segera bawa diri ke psikolog atau psikiater terdekat!

(NB/ RH)

Silahkan Tap "Tanya Dokter" Untuk Mengajukan Pertanyaan

Tanya Dokter