20 Fakta Menarik Tentang Penyakit Diabetes

Oleh dr. Fiona Amelia MPH pada 09 Jul 2017, 17:37 WIB
Banyak mitos tentang penyakit diabetes yang beredar di masyarakat. Inilah fakta yang sebenarnya.
20 Fakta Menarik Tentang Penyakit Diabetes

Klikdokter.com, Jakarta Diabetes merupakan penyakit yang tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Tapi masih banyak yang belum tahu fakta sebenarnya tentang penyakit ini.

Berikut fakta-fakta seputar diabetes yang mungkin belum pernah Anda ketahui:

  1. Istilah ‘diabetes’ diciptakan oleh Aretaeus dari Cappadocia, seorang dokter Yunani, di abad pertama setelah Masehi. Istilah ini dibuat untuk menjelaskan penyakit dengan gejala sering haus, sering berkemih, dan penurunan berat badan. Saat itu, ia mengira diabetes disebabkan oleh gigitan ular.

  2. Dokter Thomas Willis (1621-1675) menemukan bahwa air seni penderita diabetes terasa sangat manis, seperti ditambahkan madu atau gula.

  3. Seorang profesor kimia dan kedokteran dari Skotlandia, William Cullen (1710-1790) menambahkan istilah ‘mellitus’ di belakang kata ‘diabetes’. Kata ini berarti seperti madu atau manis.

  4. Pada tahun 1889, Oskar Minkowski (1858-1931) menemukan hubungan antara diabetes dan pankreas setelah melakukan percobaan pengangkatan pankreas pada seekor anjing.

  5. Di masa lalu, diabetes diperiksa dengan cara mencicipi air seni. Cara lain adalah dengan mengamati apakah air seni disukai semut atau lalat.


1 of 4

Fakta 6-10

6. Pada 1936, diabetes resmi digolongkan menjadi diabetes tipe 1 dan 2. Perbedaan ini ditemukan sejak tahun 1700-an, ketika seorang dokter mencatat bahwa sebagian penderita diabetes meninggal lebih cepat (5 minggu setelah terdiagnosis) dibandingkan penderita lainnya.

7. Sebelum insulin ditemukan pada 1921, dokter-dokter masa itu kerap membuat pasien diabetes ‘kelaparan’, dengan hanya memperbolehkan mereka mengonsumsi makanan seperti oatmeal.

8. Pada 1942, obat diabetes tipe 2 pertama kali ditemukan. Obat tersebut berasal dari golongan sulfonilurea, yang bekerja merangsang pankreas memproduksi insulin. Kini, sudah terdapat lebih dari 7 jenis golongan obat antidiabetes.

9. Berdasarkan data WHO tahun 2014, secara global terdapat 422 juta penyandang diabetes berusia >18 tahun. Angka ini meningkat dua kali lipat sejak tahun 1980.

10. Pada 2015, jumlah penderita diabetes di Indonesia mencapai 10 juta orang (4% dari total jumlah penduduk). Diabetes juga menjadi penyebab kematian ketiga terbanyak di bawah stroke dan penyakit jantung.

 

2 of 4

Fakta 11-15

11. Satu dari tiga orang dengan diabetes tidak mengetahui dirinya memiliki penyakit tersebut. Di Indonesia, angka ini menjadi dua dari tiga orang.

12. Berdasarkan survei Sun Life Asia Health Index 2015, diabetes merupakan penyakit yang paling ditakuti di Indonesia (37%).

13. Diabetes dapat terjadi pada siapa pun. Diabetes tipe 1 biasanya terjadi sejak lahir atau masa kanak-kanak, diabetes tipe 2 pada orang paruh baya, diabetes pada kehamilan, dan diabetes di usia muda (< 25 tahun).

14. Diabetes tipe 2 dan diabetes di usia muda (MODY/maturity onset of diabetes of the young) kerap tidak bergejala. Deteksi dini diabetes penting dilakukan terutama bagi yang telah berusia di atas 45 tahun, berat badannya berlebih atau memiliki faktor risiko diabetes.

15. Sekitar 80% kasus diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan menurunkan berat badan sebanyak 4,5-7 kg dan 30 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap hari.

3 of 4

Fakta 16-20

16. Diabetes mellitus sulit disembuhkan, tetapi sangat bisa dikendalikan.

17. Menu makan penderita diabetes tidak terlalu berbeda dengan orang sehat. Prinsipnya adalah mengatur jumlah, jenis, dan jadwal makan (3J).

18. Risiko penyakit jantung pada penderita diabetes dua kali lipat lebih besar daripada orang tanpa diabetes.

19. Diabetes meningkatkan risiko terjadinya pengapuran tulang atau osteoporosis.

20. Risiko gangguan fungsi seksual pada pria maupun wanita meningkat bila diabetes tidak dikelola dengan baik.

Itulah sederet fakta tentang penyakit diabetes. Semoga dapat membuat Anda lebih waspada dengan si ‘silent killer’ ini. Salam sehat!

[NB/ RVS]

Lanjutkan Membaca &darr;

Silahkan Tap "Tanya Dokter" Untuk Mengajukan Pertanyaan

Tanya Dokter