Pria Ini Tidak Gosok Gigi Selama 20 Tahun, Ini Akibatnya

Oleh Kartika Tarigan pada 13 Jul 2017, 12:21 WIB
Seorang pria tidak menggosok giginya selama 20 tahun. Akibatnya, 11 giginya harus dicabut. Apa saja dampak lain dari malas gosok gigi?
Pria Ini Tidak Gosok Gigi Selama 20 Tahun, Ini Akibatnya

Klikdokter.com, Jakarta Menggosok gigi biasanya dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa makanan, dan melindungi gigi dari kerusakan. Tapi, apa jadinya saat seseorang tidak gosok gigi selama bertahun-tahun?

Dikutip dari liputan6.com, seorang pria muda berusia 21 tahun mengaku tidak pernah gosok gigi sepanjang hidupnya. Alhasil, pria bernama Jay ini harus menerima saat 11 gigi miliknya rusak dan perlu dicabut.

Jay mengaku, hingga memasuki usia 21 tahun ia tak pernah sekalipun mengunjungi dokter gigi. Menurut pengakuannya, dia pun tidak pernah diingatkan oleh keluarganya untuk menggosok gigi.

“Selama bertahun-tahun aku makan apa saja, termasuk makanan yang tidak sehat serta menenggak minuman bersoda. Dan aku belum pernah menggosok atau membersihkan gigi dengan benang atau sejenisnya,” ungkap Jay jujur.

Jay mulai terbuka terhadap masalah kesehatan gigi dan mau memeriksakan giginya saat dia tampil di acara Embarrasing Bodies, yang ditayangkan Channel 4.

Dalam acara tersebut, gigi Jay diperiksa untuk pertama kali oleh drg. James Russell. Lewat pemeriksaan CT scan, Jay akhirnya mengetahui bahwa ada 11 gigi yang harus dicabut.

Merujuk hasil pemeriksaan, gigi pria ini ternyata dipenuhi oleh sisa-sisa makanan yang mengerak. Tampilan giginya pun benar-benar jauh dari indah.

Akibat Malas Gosok Gigi

Selain mengganggu kesehatan mulut dan gigi, malas gosok gigi juga dapat memicu berbagai penyakit berbahaya. Dilansir dari Goodhousekeeping.com, berikut beberapa penyakit yang mengintai jika Anda malas menggosok gigi:

  1. Diabetes

    Kondisi mulut yang kering dan penuh bakteri akibat tidak gosok gigi dapat meningkatkan risiko terserang penyakit, salah satunya diabetes. Oleh karena itu, menggosok gigi menjadi hal wajib yang harus dilakukan oleh setiap manusia.

    Saat merasa tidak sempat menggosok gigi, Anda dapat menyiasatinya dengan selalu membawa benang gigi di dalam tas. Selain itu, Anda pun dapat mengunyah permen karet bebas gula untuk membantu membersihkan zat-zat berbahaya, yang dapat mengacaukan gula darah di dalam tubuh.

  2. Osteoporosis

    Menurut National Institute of Health, terlalu banyak bakteri di dalam mulut dapat merusak bagian yang menyangga gigi. Di samping itu, bakteri mulut yang dibiarkan terus-menerus juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

    Osteoporosis disebut-sebut sebagai salah satu penyakit yang berkaitan dengan bakteri dan kotoran yang ada di dalam mulut. Osteoporosis adalah penyakit yang berhubungan dengan pengeroposan tulang.

  3. Serangan Jantung

    Semakin banyak bakteri di dalam mulut, patogen akan semakin mudah berkembang biak. Patogen adalah parasit yang identik dengan penumpukan plak di arteri manusia. Plak arteri ini meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Agar terhindar dari kejadian di atas, sejumlah dokter gigi menyarankan Anda untuk menggosok gigi setidaknya 2 kali sehari. Sempatkan juga untuk membersihkan gigi dengan benang gigi sebelum tidur, dan berkunjung ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Dengan ini, penyakit berbahaya akibat malas gosok gigi tidak akan menimpa Anda.

baca artike serupa di sini

(NB/ RH)

Silahkan Tap "Tanya Dokter" Untuk Mengajukan Pertanyaan

Tanya Dokter