Tak Semua Jamu Aman untuk Dikonsumsi

Oleh dr. Dyan Mega Inderawati pada 10 Agu 2017, 12:50 WIB
Ternyata, tak semua jamu aman untuk dikonsumsi. Mana yang dapat menjadi lawan kesehatan Anda di kemudian hari?
Tak Semua Jamu Aman untuk Dikonsumsi

Klikdokter.com, Jakarta Bagi sebagian masyarakat Indonesia, jamu merupakan bagian tidak terpisahkan dari kesehariannya. Mulai dari alasan budaya hingga kebutuhan mutlak tubuh sehari-hari.

Pada umumnya, konsumsi jamu memang tidak dilarang dalam dunia kesehatan. Namun sayangnya, jamu yang dijual di pasaran dalam bentuk jadi sering kali tidak menuliskan secara lengkap bahan-bahan tambahan yang digunakan.

Beberapa temuan bahkan mengungkap adanya bahan yang sebenarnya berbahaya bagi kesehatan.

Bila Anda penggemar jamu, ada baiknya bila jamu tersebut diracik di tangan sendiri. Apalagi bahan alami seperti telur, kunyit, dan bahan tradisional jamu lainnya dapat lebih memberi manfaat bila diolah dan dikonsumsi secara murni.

Pengolahan dan peracikan sendiri tersebut mencegah penambahan bahan- bahan lain yang justru dapat menjadi bumerang bagi kesehatan. Salah satu bahan tambahan yang kerap ditambahkan pada jamu di tangan beberapa produsennya adalah steroid.

Apa itu steroid?
Steroid merupakan salah satu bahan aktif yang dipakai dalam dunia pengobatan untuk meredakan peradangan pada penyakit tertentu. Dosis dan jenisnya sangat bervariasi, begitu pula dengan peresepannya yang berbeda pada masing-masing kasus penyakit dan kondisi individu.

Jamu yang mengandung steroid bekerja menekan peradangan dalam tubuh. Alhasil, jika dikonsumsi akan membuat tubuh terasa lebih nyaman dan segar.

Inilah salah satu alasan kenapa pengguna jamu memutuskan untuk mengonsumsi jamu menjadi lebih rutin dan tidak bisa lepas dari minuman satu ini.

Namun, perlu diingat bahwa dalam dunia medis sekalipun peresepan steroid dilakukan sangat terbatas. Hanya untuk jangka pendek dan dosisnya disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Bila kemudian steroid dalam jamu ini dikonsumsi terus-menerus, bukan tak mungkin dapat memunculkan efek samping.

Dampak buruk dari penggunaan steroid jangka panjang, di antaranya:

  • Memicu kambuhnya nyeri lambung
  • Meningkatkan risiko infeksi
  • Penambahan berat badan
  • Moon face atau berwajah bulat seperti bulan
  • Pengeroposan tulang
  • Peningkatan risiko katarak dan glaukoma pada mata
  • Peningkatan risiko darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung

Jamu bisa menjadi teman, tetapi bukan tidak mungkin pada kemudian hari menjadi lawan. Memang tak semua jamu dalam kemasan mengandung zat tambahan ini. Namun, bila ada penambahan steroid, keberadaannya sangat sulit dideteksi.

Karena itu, ada baiknya Anda membuat, meracik, dan mengolah sendiri jamu yang akan dikonsumsi. Dengan demikian, Anda tetap dapat menikmati manfaat jamu tanpa perlu khawatir akan efek sampingnya pada kemudian hari.

[RS/ RVS]

Silahkan Tap "Tanya Dokter" Untuk Mengajukan Pertanyaan

Tanya Dokter