Kadar Leukosit Tinggi, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Oleh Kartika Tarigan pada 11 Agu 2017, 13:03 WIB
Infeksi sering menjadi salah satu penyebab kadar leukosit tinggi. Apa penyebab lainnya dan bagaimana mengatasinya?
Kadar Leukosit Tinggi, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Klikdokter.com, Jakarta Seperti ditulis di situs Mayo Clinic, kadar leukosit tinggi biasanya merupakan tanda kondisi kesehatan Anda, seperti:

  • Peningkatakan produksi leukosit untuk melawan infeksi.
  • Reaksi terhadap obat yang memicu peningkatan leukosit.
  • Penyakit sumsum tulang yang menyebabkan produksi leukosit menjadi tidak normal.
  • Leukosit yang meningkat sebagai penanda adanya gangguan sistem kekebalan tubuh.

Kadar leukosit (sel darah putih) yang tinggi paling sering disebabkan oleh infeksi yang tejadi di tubuh. Selain infeksi, tingginya kadar leukosit juga terjadi karena beberapa sebab lain seperti peradangan atau keganasan darah seperti leukimia alias kanker darah.

Kadar leukosit tinggi banyak ditemukan pada pasien yang mengalami infeksi sistem urine, terutama pada infeksi saluran kemih, infeksi kandung kemih, infeksi ginjal, atau bahkan tumor. Leukosit yang tinggi dalam urine menjadi indikasi adanya infeksi mikroorganisme dalam tubuh.

Selain infeksi dan peradangan, faktor lain seperti stres dan alergi juga bisa menjadi pemicu leukosit tinggi. Gangguan penyakit tertentu seperti tuberkulosis, batuk rejan, radang usus, dan campak, juga bisa meningkatkan kadar leukosit.

Selain masalah kesehatan, ada banyak faktor lain yang dapat menyebabkan kadar leukosit tinggi seperti kebiasaan merokok dan terlalu banyak pikiran atau stres.

Bagaimana menurunkannya?

Untuk mendapatkan angka leukosit yang normal, ketahui terlebih dulu apa penyebab dari peningkatan leukosit. Kemudian, cara terbaik untuk menurunkannya kembali adalah dengan mengatasi penyebab tingginya kadar leukosit.

Jika peningkatan leukosit terjadi karena infeksi, maka perlu diberikan antibiotik untuk menurunkan kadar sel darah putih. Apabila disebabkan karena peradangan, maka peradangan perlu diobati. Sedangkan leukosit tinggi yang terjadi karena keganasan darah perlu mendapatkan kemoterapi agar kondisi penyakit dapat terkendali.

Namun perlu diperhatikan bahwa, gejala-gejala awal leukosit tinggi berbeda pada setiap orang. Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter dan membahas secara mendalam terkait kadar leukosit yang tinggi pada tubuh Anda.

Pemeriksaan lebih lanjut juga dibutuhkan untuk menemukan penyebab dari meningkatnya kadar leukosit dalam tubuh. Terlebih jika Anda mengalami gejala seperti demam berkepanjangan, muntah, nyeri otot atau atau infeksi pernapasaan, Anda harus segera berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

[BA/ RVS]