Penderita Diabetes, Waspadai Hipoglikemia!

Oleh Kartika Tarigan pada 15 Agu 2017, 16:26 WIB
Setiap penderita diabetes harus mengendalikan kadar gula darah dengan baik, agar tidak jatuh pada kondisi hipoglikemia.
Penderita Diabetes, Waspadai Hipoglikemia!

Klikdokter.com, Jakarta Penderita diabetes harus melakukan berbagai cara untuk mengendalikan kadar gula darah yang dimilikinya. Namun ternyata, tindakan ini tidak boleh dilakukan sembarangan karena dapat menyebabkan hipoglikemia.

Apa itu Hipoglikemia?

Hipoglikemia adalah kondisi kadar gula di dalam tubuh berada di bawah angka normal (60 mg/dl). Pada penderita diabetes mellitus, ada banyak faktor yang dapat menyebabkan hipoglikemia.

Mengutip mayo clinic, beberapa hal yang dapat menyebabkan hipoglikemia adalah penggunaan insulin atau obat-obatan diabetes lain secara berlebihan, serta tidak mengindahkan aturan makan 3J (Jadwal, Jumlah, Jenis). Begitu pula dengan meningkatkan olahraga atau aktivitas fisik tanpa ada penyesuaian dengan asupan makanan maupun obat-obatan dan minum alkohol.

Gejala Hipoglikemia

Beberapa keadaan yang menjadi gejala hipoglikemia, yakni:

  • Gelisah dan gemetar
  • Mual
  • Lapar
  • Berkeringat
  • Cemas dan bingung
  • Pandangan kabur, kesulitan berbicara
  • Lemah, mengantuk, dan sulit berpikir

Mencegah Hipoglikemia

Jangan menganggap sepele kejadian hipoglikemia pada penderita diabetes. Karena jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan kejang, hilang kesadaran hingga kematian.

Jika Anda merupakan penderita diabetes mellitus, berikut cara-cara untuk menghindari hipoglikema:

  1. Ikuti pola makan sesuai dengan diet diabetes yang sudah direncanakan sebelumnya.
  2. Konsumsi obat sesuai dosis dan waktu yang telah ditentukan.
  3. Konsultasikan pada dokter apabila terdapat peningkatan aktivitas sehari-hari atau bepergian jauh.
  4. Hindari alkohol.

Jika hipoglikema sudah terlanjur terjadi, Anda harus segera makan dan minum sesuatu yang mengandung setidaknya 15 g karbohidrat seperti teh manis dengan 2 sendok makan gula pasir (bukan gula diet), 3-4 buah permen yang terbuat dari gula, 3 buah crackers, atau ½ gelas jus buah.

Pastikan Anda rutin mengecek kadar gula darah dan tidak melakukan diet gula terlalu ekstrem. Meski harus menurunkan kadar gula, penderita diabetes pun tetap membutuhkan asupan gula.

Jika tanda-tanda hipoglikemia semakin parah, segera ke rumah sakit karena dampaknya dapat terjadi dalam hitungan menit, jam, atau hari. Terlambat melakukan tindakan pertolongan dapat memberikan dampak yang sangat buruk.

[NB/ RVS]