5 Kiat Lindungi Keluarga dari Polusi Udara

Oleh Kartika Tarigan pada 13 Sep 2017, 09:37 WIB
Lakukan beberapa kiat sederhana ini agar Anda dan keluarga terhindar dari bahaya polusi udara.
5 Kiat Lindungi Keluarga dari Polusi Udara

Klikdokter.com, Jakarta Polusi udara semakin tak bisa dihilangkan dari kota-kota besar. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2016, menyebutkan bahwa polusi udara meningkat hingga lima persen di lebih dari dua per tiga kota di Asia Tenggara. Hal ini menjadi gambaran betapa semakin sulit untuk menemukan tempat dengan kualitas udara baik saat ini.

Untuk melindungi diri Anda dan keluarga dari paparan polusi udara, selain dengan menggunakan masker selama beraktivitas di luar ruangan, Anda bisa melakukan beberapa kiat di bawah ini:

  1. Perhatikan arah datangnya angin

    Mulailah dengan menjaga kebersihan dan kesehatan udara di dalam rumah Anda. Untuk mendapatkan udara bersih di dalam ruangan, Anda harus sering membuka jendela. Hal ini bertujuan untuk melancarkan sirkulasi udara di dalam rumah Anda.

    Namun Anda perhatikan pula arah datangnya angin. Jika angin bertiup dari jalan raya atau sumber polutan lainnya, segera tutup jendela. Menurut Yifang Zhu, profesor ilmu kesehatan lingkungan di UCLA Fielding School of Public Health, cara ini akan mencegah pencemaran udara di dalam ruangan.

    Bila kondisi sudah aman, Anda bisa kembali membuka jendela dan pintu rumah. Sirkulasi udara yang baik dan udara yang bebas polusi adalah satu hal yang dapat menunjang kesehatan pernapasan Anda dan keluarga.

  2. Jangan merokok di dalam rumah

    Asap rokok adalah sumber terbesar polusi udara di dalam ruangan. Jika Anda terbiasa merokok di dalam rumah dan membiarkan orang lain melakukannya, Anda dapat memperburuk kondisi udara di dalam rumah. Akibatnya bisa memicu penyakit pernapasan pada seluruh anggota keluarga.

    Selain itu, hindari juga aktivitas membakar sampah atau sekadar membakar kayu di halaman belakang rumah Anda. Asap sisa pembakaran akan menyelinap masuk ke dalam rumah melalui pintu-pintu dan jendela. Hasilnya, udara di dalam rumah akan jauh dari sehat.

  3. Cek kualitas udara

    Saat berada di luar rumah, usahakan untuk selalu menghindari paparan polusi udara, agar kesehatan pernapasan tetap terjaga. Lakukan pengecekan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

    Saat ini telah banyak tersedia aplikasi di ponsel yang dapat digunakan untuk mengecek kualitas udara di sekitar Anda. Jika kualitas udara sedang buruk, jadwalkan ulang kegiatan di luar ruangan, serta batasi aktivitas anak di luar rumah. Sebab, anak-anak lebih rentan terserang virus dan polutan.

  4. Jangan berolahraga saat kualitas udara buruk

    Jika terjadi polusi udara secara ekstrem, hindari olahraga di luar ruangan. Saluran pernapasan akan bekerja lebih berat di tengah polusi udara, dan udara yang buruk dapat menggangu sistem penyaringan pada pernapasan.

    Jika itu terjadi, Anda mungkin akan mendapatkan lebih banyak partikel penyebab polusi udara yang masuk melalui saluran pernapasan. Seiring berjalannya waktu, Anda akan mengalami sejumlah penyakit, seperti infeksi saluran pernapasan.

  5. Kurangi penggunaan kendaraan bermotor

    Cobalah untuk mulai membiasakan diri pergi ke tempat kerja dengan bersepeda atau menggunakan kendaraan umum. Kebiasaan ini dapat menurunkan polusi udara dan membuat udara di lingkungan Anda menjadi lebih sehat.

    Anda juga bisa mengurangi polusi udara dengan membiasakan anak berjalan kaki ke sekolah, selama jarak sekolah masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Daripada membiarkan anak naik bus sekolah, ajarkan anak untuk menikmati keakraban berjalan kaki bersama teman-temannya.

Ada begitu banyak penyakit yang bisa muncul akibat polusi udara seperti batuk, bahkan kanker paru. Jalankan kiat-kiat di atas agar Anda dan keluarga terhindar dari polusi udara dan mencegah penyakit yang muncul akibat polusi udara.

[BA/ RVS]