Kiat Atasi Anak Kecanduan Gawai

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 13 Sep 2017, 09:52 WIB
Jangan biarkan anak kecanduan gawai. Yuk, belajar cara mengatasinya.
Kiat Atasi Anak Kecanduan Gawai

Klikdokter.com, Jakarta Bila dalam sehari anak menghabiskan waktu berjam-jam untuk melihat gawai, atau mungkin terlihat gelisah bila tidak menggunakan gawai, waspadalah. Sebab hal tersebut bisa jadi pertanda anak kecanduan gawai. Bila hal ini terjadi pada anak Anda, jangan abaikan begitu saja.

Jika anak kecanduan gawai, kondisi ini tak hanya akan mengganggu pertumbuhan fisiknya, tetapi juga bisa merusak perkembangan mentalnya. Anak yang kecanduan gawai cenderung mengalami obesitas dan memiliki tingkat kecerdasan yang kurang optimal. Selain itu, anak berpotensi memiliki perilaku agresif dan tidak peduli pada orang lain, saat dewasa.

Agar anak Anda terhindar dari kecanduan memakai gawai, segera hentikan kebiasaannya dalam memakai gawai secara berlebihan. Berikut ini kiat untuk mengatasinya.

  1. Berikan contoh

    Kebanyakan perilaku anak meniru orangtuanya. Bila sebagai orangtua, Anda tak berhenti menggunakan gawai, tentu anak akan meniru. Jadi, jika Anda ingin anak berhenti untuk bergantung pada gawai, Anda harus memberinya contoh dengan tidak sering memakai gawai. Tetapkanlah aturan pada semua anggota keluarga untuk tidak memakai gawai pada jam atau momen tertentu.

  2. Berikan rutinitas baru bagi anak

    Bila menggunakan gawai telah menjadi rutinitas anak Anda, tentu anak akan bingung atau marah bila rutinitas itu dihentikan tanpa ada penggantinya. Solusinya, gantilah rutinitas bermain gawai dengan aktivitas yang menarik bagi anak-anak, misalnya dengan membaca buku cerita atau bermain bersama.

    Atau bila anak terbiasa menggunakan gawai di sore hari, ganti rutinitasnya dengan mengajak anak melakukan aktivitas fisik, seperti bersepeda, berenang, main petak umpat, dan sebagainya.

  3. Ajak anak terlibat aktivitas bersama anak lain

    Anak yang kecanduan gawai cenderung lebih suka menyendiri. Hal ini dapat mengganggu kemampuannya dalam bersosialisasi. Agar hal tersebut tidak berlanjut, ajak anak bermain bersama dengan anak lain yang sebaya dengannya, misalnya bermain dengan anak tetangga atau melakukan playdate.

  4. Buat kesepakatan yang jelas bersama anak

    Buatlah kesepakatan yang detail dengan anak mengenai waktu menggunakan gawai yang diizinkan. Sebisa mungkin, hindari waktu makan, waktu mengerjakan tugas, dan menjelang tidur. Tentukan juga konsekuensi yang akan ia terima bila kesepakatan tersebut dilanggar.

  5. Gunakan fitur parental control

    Bila Anda tak dapat mengawasi anak Anda sepanjang hari, fitur parental control yang terdapat di gawai dapat menjadi jalan keluar. Fitur ini bermanfaat untuk membatasi situs yang dapat dilihat oleh anak dan membatasi waktu yang dapat digunakan untuk terkoneksi dengan internet.

Lakukanlah kelima kiat di atas secara bersamaan, untuk mengatasi anak kecanduan gawai. Bila dilakukan dengan disiplin, anak-anak bisa berhenti dari kecanduan memakai gawai dalam waktu kurang dari satu minggu. Yuk, lindungi anak dari bahaya kecanduan gawai!

[NP/ RVS]