Bahaya Third Hand Smoking, meski Asap Rokok Telah Hilang

Oleh dr. Nitish Basant Adnani BMedSc pada 25 Okt 2017, 14:12 WIB
Benarkah meski asap rokok telah hilang, dampak negatif dari rokok pun sirna seketika? Awas, bahaya third hand smoking!
Bahaya Third Hand Smoking, meski Asap Rokok Telah Hilang

Klikdokter.com, Jakarta Secara umum, masyarakat sudah mengetahui berbagai dampak negatif yang disebabkan oleh merokok, termasuk penyakit jantung koroner, penyakit paru obstruktif kronik, maupun kanker paru. Akan tetapi, orang yang tidak merokok pun dapat mengalami dampak kesehatan tersebut bila terekspos asap rokok atau partikel dari zat kimia yang ada pada rokok.

Perokok tangan ketiga atau third hand smoker merupakan sebuah istilah yang kini mulai dikenal. Istilah ini berbeda dengan second hand smoker, yang berarti seseorang yang tidak merokok namun berada di ruang sama dengan perokok, saat aktivitas merokok sedang berlangsung.

Sedangkan yang dimaksud dengan third hand smoker adalah individu yang masuk ke dalam sebuah ruangan, di mana seseorang sebelumnya telah merokok di tempat tersebut, namun tidak saat aktivitas merokok sedang berlangsung.

Mengapa hal ini berbahaya? Salah satu penyebabnya adalah residu dari asap rokok yang masih menetap di ruangan tersebut, bahkan dalam jangka waktu yang cukup lama setelah rokok dimatikan.

Asap rokok mengandung berbagai zat seperti nikotin, timah, arsenik, dan sebagainya, yang dapat berbahaya bagi tubuh. Akan tetapi, walaupun asap telah hilang, partikel dari zat-zat tersebut dapat tertinggal pada berbagai objek di dalam ruangan dan pakaian yang dikenakan oleh perokok.

Partikel sisa dari zat kimia yang menempel di kursi, meja, pakaian, atau objek-objek lain di ruangan dapat berinteraksi dengan komponen di udara bebas. Kondisi ini bisa berdampak buruk pada saluran pernapasan bila terhirup.

Oleh sebab itu, saat ini, di berbagai tempat umum – seperti di pusat perbelanjaan maupun di gedung perkantoran – sudah tersedia ruangan atau area khusus untuk merokok. Hal ini sebenarnya juga bertujuan untuk meminimalkan angka kejadian perokok tangan ketiga.

Yang perlu Anda perhatikan, walaupun asap rokok telah hilang dan tidak ada aktivitas merokok yang sedang berlangsung, seseorang yang bukan perokok, tetap berisiko terpapar  dampak negatif dari berbagai zat kimia yang tersisa dari asap rokok.

Dengan mengetahui berbagai efek yang dapat timbul dari aktivitas merokok, diharapkan bahwa semakin banyak individu yang terlindungi dari paparan zat kimia dari sisa asap rokok. Sehingga Anda tidak perlu mengalami risiko mengalami risiko third hand smoking dan menjadi perokok tangan ketiga.

[DA/ RVS]