Awas, Konsumsi Gula bagi Ibu Hamil Picu Diabetes!

Oleh Novita Permatasari pada 14 Nov 2017, 16:55 WIB
Ancaman diabetes mengintai ibu hamil karena konsumsi gula yang tidak terkontrol. Kenali bahaya dan penyebabnya.
Awas, Konsumsi Gula bagi Ibu Hamil Picu Diabetes!

Klikdokter.com, Jakarta Sebuah penelitian yang ditemukan oleh Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa sebanyak 50%-70% ibu hamil yang memiliki penyakit Diabetes Mellitus Gestasional (GDM), atau yang Anda kenal dengan diabetes, berisiko terkena diabetes tipe 2 dalam waktu 5-10 tahun setelah melahirkan. Kondisi ini terjadi jika konsumsi gula tidak dikontrol selama jangka waktu tersebut.

Hal ini dipaparkan oleh Dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM, selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan rutin meliputi pengukuran IMT (Indeks Massa Tubuh), tekanan darah, kadar gula darah, serta kolesterol, penting dilakukan oleh ibu hamil.

“Bagi ibu hamil, pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat diperlukan untuk menghindari risiko Diabetes Mellitus Gestasional, yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2 di kemudian hari,” ucap Dr. Lily pada Selasa (14/11) di acara peringatan Hari Diabetes Sedunia yang digelar oleh Roche di JW Marriot, Jakarta Selatan.

Data International Diabetes Federation 2017 mengungkapkan bahwa lebih dari 199 juta perempuan di dunia hidup dengan diabetes. Padahal, perempuan dengan penyakit diabetes lebih sulit hamil. Jikalau hamil, perempuan tersebut akan memiliki kehamilan yang berisiko, baik bagi ibu maupun janinnya.

Selain itu, dari data yang sama juga ditemukan bahwa dua dari lima perempuan dengan diabetes berada dalam rentang umur reproduktif. Sekitar 20,9 juta atau 16.2% proses kelahiran di 2015 menunjukkan adanya kadar gula yang tinggi selama masa kehamilan dan 85.1% di antaranya disebabkan oleh diabetes.

Menurut Dr. Lily, hal ini terjadi karena pada ibu hamil mengalami kelebihan kadar gula yang disebabkan oleh hormon yang diproduksi oleh plasenta. Meskipun diabetes adalah keadaan sementara yang dialami ibu hamil, namun penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 50% perempuan dengan diabetes akan terkena diabetes tipe 2.

Sementara itu, Claudia Patioran selaku Product Executive PT Roche Indonesia juga tengah mendukung program GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI, dengan menyediakan alat tes gula darah Accu-Check Performa. Dengan alat ini, masyarakat akan menjadi lebih mudah melakukan pengecekan kadar gula darah secara rutin.

“Pengecekan kadar gula darah dengan alat tes yang teruji akurat sangat penting untuk mengendalikan kadar gula dalam darah dan meminimalisir risiko komplikasi di kemudian hari,” tambah Claudia.

Berdasarkan data dari SRS 2014, dua dari tiga orang dengan penyakit diabetes di Indonesia tidak mengetahui dirinya memiliki diabetes. Oleh sebab itu, kendalikan konsumsi gula Anda. Terutama bagi para ibu hamil. Selain itu, sediakan alat tes gula darah yang teruji akurat untuk mengetahui perkembangan kadar gula dalam tubuh Anda. Selamat Hari Diabetes Sedunia!

[RVS]

Aris SetionoAris Setiono

Aturan ibu hamil sebaiknya seperti apa untuk konsumsi gula Dok....Thank's