Bau Badan Bisa Ungkap Kondisi Kesehatan Anda

Oleh Gerardus Septian Kalis pada 04 Jan 2018, 16:56 WIB
Bau badan bisa memberikan sinyal mengenai masalah kesehatan yang mungkin Anda miliki.
Bau Badan Bisa Ungkap Kondisi Kesehatan Anda (Pathdoc/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Menurut sebuah penelitian di Swedia, bau yang dikeluarkan dari badan bisa menunjukkan kondisi kesehatan seseorang. Lewat penelitian ini, terungkap bahwa beberapa penyakit dapat menyebabkan bau badan seseorang unik dan berbeda dari aroma tubuh pada umumnya.

Dikutip dari situs Women’sHealth, berikut ini adalah beberapa bau badan yang mungkin menandakan masalah serius pada kesehatan, dan sebaiknya tidak Anda abaikan:

  • Napas beraroma buah adalah gejala diabetes

Jangan senang dulu memiliki bau napas beraroma buah, karena mungkin Anda memiliki gejala diabetes. Seseorang dengan diabetes tipe 1 memiliki ketidakmampuan untuk menggunakan gula sebagai sumber bahan bakar. Sebagai gantinya, lemak dimanfaatkan oleh tubuh. Karena penyakit diabetes memiliki kadar insulin yang sedikit, pemecahan lemak ini pada akhirnya menyebabkan pembentukan zat kimia asam yang disebut keton. Salah satu keton yaitu aseton (zat kimia yang juga ditemukan pada penghilang cat kuku), dapat menyebabkan napas berbau seperti buah.

  • Bau kaki adalah gejala athlete’s foot

Menurut American Podiatric Medical Association (APMA), kulit kering, bersisik di sekitar jari kaki, dan kemerahan adalah tanda bahwa Anda mengalami athlete’s foot (juga dikenal sebagai tinea pedis atau kurap kaki). Kaki Anda mungkin juga mengeluarkan aroma tidak sedap, yang disebabkan oleh kombinasi bakteri dan jamur yang mengikis kulit dan jari kaki. Jika Anda menggaruk kaki kemudian menyentuh bagian lain tubuh lain, jamur bisa tersebar ke sekitar area tubuh yang disentuh tersebut.   

Selain itu, Anda juga dapat memperparah kondisi seperti selulitis, yaitu infeksi bakteri pada jaringan lunak kulit yang dapat menyebabkan kulit terlihat kemerahan, bengkak, terasa lembek, dan sakit saat ditekan.

Untuk mengatasi masalah ini, dianjurkan untuk memakai salep antijamur. Jika masalah terus berlanjut hingga dua minggu, segera ke dokter untuk mendapatkan resep yang tepat. Jamur pada umumnya tumbuh di tempat lembap, oleh karena itu jaga kondisi kaki tetap kering.

  • Bau tinja menyengat adalah gejala intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa merupakan kondisi ketika tubuh tidak dapat menerima atau mencerna laktosa. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak dapat memproduksi cukup laktase, yaitu enzim untuk mencerna laktosa, yang biasanya terdapat di dalam susu sapi atau produk-produk olahan susu seperti keju, yoghurt, dan krim.

Menurut National Institutes of Health, sekitar 65 persen orang mengalami kesulitan mencerna susu. Reaksinya pun beragam, di antaranya mual, diare, muntah, serta kentut dan tinja yang sangat bau. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui berapa banyak laktosa yang dapat Anda konsumsi per hari tanpa menimbulkan masalah.

  • Aroma urine menyengat adalah gejala infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menghasilkan aroma urine yang menyengat. Hal ini terjadi setelah bakteri E. coli masuk saluran kemih dan uretra, lalu bakteri ini berkembang biak di kandung kemih sehingga menyebabkan infeksi. ISK lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria karena uretra pada wanita lebih pendek. Jadi, jika Anda mencium aroma kencing yang menyengat, lebih baik periksakan diri ke dokter. 

Nah, jika Anda merasa bau badan Anda berbeda dari biasanya dan tidak normal, jangan Anda abaikan! Bisa jadi itu adalah cara tubuh memberikan sinyal bahwa Anda memiliki masalah kesehatan. Sebelum berkembang menjadi tambah parah, segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

[RN/ RVS]