Jangan Katakan Ini pada Orang yang Akan Cerai

Oleh dr. Nadia Octavia pada 10 Jan 2018, 11:18 WIB
Hindari mengatakan hal ini pada orang yang tengah menjalani proses cerai.
Jangan Katakan Ini pada Orang yang Akan Cerai (Nancy Beijersbergen/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Netizen dan publik masih berspekulasi mengenai penyebab gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada istrinya, Veronica Tan. Berbagai pertanyaan pun terlontar di lini media sosial mengenai alasan mantan Gubernur DKI Jakarta itu menggugat cerai wanita yang sudah dinikahinya selama dua puluh tahun itu.

Hingga kini belum ada penyataan resmi dari kedua belah pihak mengenai penyebab resmi perceraian tersebut. Namun, untuk menunjukkan empati Anda kepada pasangan suami istri yang sedang dalam proses perceraian, sebaiknya hindari mengatakan hal-hal di bawah ini :

“Perceraian itu hal yang wajar”Meski teman atau saudara Anda banyak yang bercerai, namun sebaiknya jangan pernah mengatakan hal ini pada kawan Anda atau orang yang sedang dalam proses perceraian. Bagi Anda perceraian mungkin merupakan yang lumrah dan wajar. Tetapi orang yang sedang dalam proses perceraian tentu mengalami rasa terpukul yang amat dalam berpisah dengan orang yang dicintai.

“Segeralah urus sidang perceraian”Anda mungkin sudah tak tahan melihat penderitaan sahabat yang terus menerus mengalami siksa batin dari pasangannya. Maksud Anda sebagai teman mungkin memang baik. Namun, memaksa seseorang untuk segera bercerai justru akan membuatnya semakin tertekan dan stres. Jadilah pendengar yang baik dan berikan ia waktu untuk berpikir ulang mengenai pernikahannya.

“Pasanganmu memang jahat!”Suami atau istri sahabat Anda mungkin memang sudah menyakitinya, namun usahakan hindari mengucapkan hal ini pada sahabat yang akan bercerai. Meski Anda merasa sudah mengenal baik kedua pasangan, ingatlah bahwa yang lebih memahami situasi sesungguhnya tetaplah orang yang menjalaninya. Karena Anda tidak mengetahui kesalahan yang mungkin dilakukan oleh kedua belah pihak, lebih baik bersikaplah objektif.  

“Kukenalkan sama si A, ya”Siapa yang tak ingin melihat orang terdekatnya bahagia, terlebih setelah bercerai? Mengalami proses perceraian pasti membuat siapapun mengalami stres bahkan depresi. Mencarikan pasangan baru bagi sahabat Anda yang baru bercerai justru akan memberikan masalah baru untuk dirinya. Berikan ia kelonggaran waktu untuk membuka lembaran baru dengan orang lain.

Menyikapi kasus cerai Ahok dan Veronica Tan, jadilah netizen dan publik yang bijak. Setidaknya, hindari menambahkan beban mental pada orang yang sedang menjalani proses perceraian dengan mengatakan hal – hal yang dapat menyakiti hatinya. Yuk, lebih bijak dalam berkata-kata!

[NP/ RVS]