5 Tips Aman Berkendara Motor

Oleh dr. Nadia Octavia pada 12 Jan 2018, 16:31 WIB
Berkendara motor memang praktis dan memangkas waktu. Ini tipsnya agar Anda aman berkendara di jalan raya.
5 Tips Aman Berkendara Motor (Tom Wang/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Berkendara motor memang praktis dan banyak bisa menghemat waktu. Bagi Anda yang berkendara motor dan bekerja di kawasan Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat, kini juga bisa berlega hati sejak dicabutnya Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor.

Kini Anda tak perlu lagi memutar otak untuk mencari jalan demi menghindari wilayah larangan motor. Namun Anda tetap harus memperhatikan keselamatan dan keamanan saat mengendarai kendaraan Anda.

Berikut ini adalah beberapa kiat agar tetap aman berkendara:

  • Selalu gunakan helm dengan tepat

Anda hanya menggunakan helm saat takut ditilang polisi? Sebaiknya pertimbangkan ulang. Karena berdasarkan penelitian, pengendara motor yang tidak menggunakan helm akan berisiko mengalami cedera kepala 5 kali lipat lebih parah.

Pastikan helm yang Anda gunakan memenuhi standar, yakni sesuai ukuran kepala (tidak terlalu besar atau terlalu sempit), melindungi seluruh bagian kepala (termasuk sisi samping kepala), menutup wajah dan memiliki ventilasi udara yang baik.

  • Gunakan perlengkapan yang sesuai

Menggunakan perlengkapan yang sesuai saat berkendara motor tak kalah penting. Gunakan sepatu yang tepat (semisal sepatu boot dengan sol anti slip) dan sarung tangan anti–slip agar dapat menggenggam stang motor dengan mantap.

Untuk pakaian saat berkendara motor, pastikan Anda menggunakan jaket untuk melindungi diri dari angin kencang. Anda juga bisa menggunakan jaket atau pakaian yang dapat menyala dalam gelap (seperti yang digunakan polisi lalu lintas) saat berkendara di malam hari.

  • Ikuti peraturan lalu lintas

Meski Anda tengah terburu–buru karena sudah terlambat kerja, tetaplah perhatikan batas kecepatan dan ikuti peraturan lalu lintas saat Anda berkendara. Hindari menerobos lampu merah atau bahkan palang kereta api yang sudah menutup meski terlihat aman–aman saja. Karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi jika tidak fokus saat berkendara. Kecelakaan dapat mengintai kapan saja.

  • Pastikan kemampuan berkendara Anda

Saat ini dengan berbagai kemudahan yang bisa didapat, siapa saja bisa berkendara motor dengan mudahnya. Ketahui kemampuan diri Anda saat berkendara. Jika Anda merasa belum cukup ahli dalam mengendarai motor, teruslah berlatih sebelum turun ke jalanan, agar tidak berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.

Sebaiknya hindari juga memperbolehkan anak di bawah umur untuk mengendarai motor. Selain belum legal secara peraturan, anak di bawah umur seringkali belum memiliki pertimbangan yang matang dalam mengambil keputusan.

Cek ulang motor Anda

Sebelum berkendara motor, yang tak kalah penting adalah mengecek motor Anda. Pastikan tidak ada ban yang bocor, mesin dan radiator sudah baik, rem sudah pakem, klakson dan lampu menyala, dan lain sebagainya.

Seringkali karena sudah lelah berkendara, terburu–buru atau sekedar malas saja, banyak orang menyepelekan pengecekkan kendaraan. Padahal, memastikan motor Anda sudah aman untuk berkendara sangat penting sebelum jalan.

Jadi, walaupun berkendara motor sudah menjadi ‘makanan’ Anda sehari–hari, tetaplah perhatikan kiat-kiat di atas agar Anda selalu aman berkendara di jalanan. Sayangi diri Anda dengan menaati peraturan lalu lintas selama berkendara.

[NP/ RVS]