Gusi Berdarah Saat Menyikat Gigi? Waspada Penyakit Ini

Oleh drg. Callista Argentina pada 14 Jan 2018, 04:20 WIB
Gusi berdarah, termasuk saat menyikat gigi, dapat terjadi karena beberapa penyakit kronis.
Gusi Berdarah Saat Menyikat Gigi? Waspada Penyakit Ini (Aila Images/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Gusi berdarah akibat gosok gigi terlalu kencang  merupakan hal wajar. Namun apa yang terjadi bila gusi tetap berdarah padahal sudah sikat gigi dengan pelan? Jika hal itu yang terjadi, Anda perlu waspada.

Gusi yang sering berdarah merupakan tanda dari peradangan pada gusi (gingivitis). Penyebab yang paling utama adalah pembersihan gigi yang minim, terutama di sekitar garis gusi.

Hal tersebut tentu dapat mengakibatkan penumpukan karang gigi. Plak gigi yang tidak dibersihkan dengan baik akan mengeras dan membentuk karang gigi.

Di samping itu, ada penyakit kronis lain yang bisa menyebabkan gusi berdarah. Penyakit apa saja?

1.     Diabetes

Sebagian besar penderita diabetes juga mengalami penyakit gusi seperti periodontitis. Periodontitis yaitu peradangan pada jaringan di sekeliling permukaan akar gigi. Pada kondisi ini, struktur pembuluh darah menjadi rusak, sehingga aliran darah terganggu dan menyebabkan tulang serta gusi mudah terinfeksi.

Pasien dengan diabetes yang tidak terkontrol memiliki kadar glukosa (di dalam cairan mulut) yang meningkat. Hal ini menyebabkan pertumbuhan bakteri dalam mulut meningkatkan dan periodontitis semakin berat.

Periodontitis yang berat dapat meningkatkan kadar glukosa, sehingga pasien diabetes berisiko mengalami komplikasi. Bila tidak terkontrol, reaksi berantai inilah yang dikhawatirkan akan terjadi pada penderita diabetes.

2.     Gingivitis dan periodontitis akibat penyakit HIV

Ada tiga jenis penyakit yang terjadi di dalam mulut penderita infeksi HIV: linear gingival erythema, necrotic ulcerative gingivitis, necrotic ulcerative periodontitis.

Pada penyakit tersebut tampak peradangan di seluruh tepi gusi yang berwarna merah terang, sangat sakit, dan mudah berdarah. Pada keadaan ini, kerusakan jaringan juga sangat cepat terjadi. Perawatan yang diberikan meliputi pemberian antibiotik, larutan kumur antijamur, dan antibakteri.

3.     Leukemia

Ini merupakan sejenis kanker, dengan trombosit di dalam darah sangat rendah, padahal trombosit berfungsi untuk membantu menghentikan perdarahan di gusi dan organ lainnya. Biasanya, gusi pada penderita leukemia menjadi besar dan tebal, serta mudah berdarah. Karena itu, penderita sampai-sampai kesulitan menjaga kesehatan mulutnya seperti pada saat menyikat gigi.

Melihat kondisi di atas, jangan anggap sepele masalah gusi berdarah saat menyikat gigi. Lakukan pencegahan dini saat timbul gejala, sehingga keluhan gusi berdarah dan penyakit yang menyertainya, dapat segera teratasi. Segera konsultasikan ke dokter gigi jika gejala yang Anda alami tidak kunjung berhenti.

[BA/ RVS]