Kanker, Bagaimana Supaya Bisa Terdeteksi Dini?

Oleh Klikdokter pada 24 Agu 2014, 19:32 WIB
Kanker adalah kata yang sungguh menakutkan. Begitu mendengar kata itu yang terbayang adalah kematian, umur yang pendek, penderitaan panjang, tabungan terkuras habis. Kalau memang menakutkan, apakah kita pernah berpikir untuk mencegahnya? Simak disini sele
Kanker, Bagaimana Supaya Bisa Terdeteksi Dini?

Klikdokter.com - Kanker adalah kata yang sungguh menakutkan. Begitu mendengar kata itu yang terbayang adalah kematian, umur yang pendek, penderitaan panjang, tabungan terkuras habis. Kalau memang menakutkan, apakah kita pernah berpikir untuk mencegahnya?

Bagaimana Cara Pencegahannya?

Mungkin yang terbayang adalah banyak makan sayur dan buah, hidup teratur, jaga berat badan ideal, pantang merokok. Betul sekali dan lakukanlah. Banyak yang tahu tapi juga tidak melakukannya dengan dalih pasrah dan berdoa sajalah. Itu kan kehendak Yang Di Atas. (tepok jidat).

Tahukah Anda kanker adalah penyakit kronis? Kanker tidak timbul mendadak. Kanker timbul dari satu sel yang berkembang biak secara tidak terkendali, dari sangat kecil, makin lama makin banyak, hingga membesar, dan umumnya setelah menimbulkan gangguan, barulah terdeteksi. Dan itu butuh waktu cukup panjang. Tapi mengapa mereka yang terkena kanker umumnya terdeteksi di tahap yang lanjut?

Adakah terpikir apabila terdeteksi di awal, maka kanker bisa diatasi dengan tingkat ketahanan hidup yang tinggi? Dengan kata lain, kanker itu dapat dicegah dengan deteksi dini.

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

1 of 4

Jangan Tunggu Gejala Kanker Muncul

kanker payudaraDi Indonesia, 70% kanker terdeteksi di stadium lanjut. Hal ini berlaku untuk sebagian besar kanker baik kanker payudara, paru, serviks dan lain-lain. Mengapa demikian? Karena masyarakat umumnya baru pergi ke dokter bila ada keluhan sehingga umumnya sudah stadium lanjut. Atau malah ada yang sudah ada keluhan pun menghindari pergi ke dokter dengan alasan takut menghadapi kenyataan kalau 'ada apa-apa'. Wow! Betapa menyedihkan pandangan seperti itu.

Bukankah bila segera tahu maka dapat segera diambil tindakan yang tepat?

Kanker dapat dideteksi dini. Pemeriksaan deteksi dini memberikan keuntungan karena semakin dini terdeteksi maka makin tinggi tingkat ketahanan hidupnya bahkan bila terdeteksi dini maka dapat diatasi tuntas dengan tindakan pembedahan. Dari segi biaya tes deteksi dini juga memberikan keuntungan karena semakin dini terdeteksi maka semakin kecil biaya yang dibutuhkan untuk penyembuhannya. Semakin lanjut terdeteksi maka semakin tinggi biaya yang dikeluarkan, belum lagi penderitaan yang dialami baik akibat penyakitnya maupun akibat efek samping tindakan pengobatan.

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

2 of 4

Mendeteksi Dini Kanker

kanker payudara, kankerDeteksi dini kanker dapat dilakukan dengan pemeriksaan skrining. Menurut Cancer Council Australia, prinsip pemeriksaan skrining untuk kanker adalah:

  1. Dilakukan walaupun tanpa keluhan atau gejala karena apabila terdeteksi dini maka terapi akan lebih efektif.

  2. Bertujuan untuk mengidentifikasi orang-orang mana yang dicurigai, yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan ada atau tidaknya penyakit. Jadi tes skrining bukanlah untuk mendiagnosa, diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk mendiagnosa. 

  3. Pemeriksaan skrining bertujuan untuk menemukan kelainan sedini mungkin, misalnya untuk kanker serviks dengan papsmear dapat mendeteksi tahap pra-kanker, sedangkan untuk kanker payudara dengan mamografi dapat mendeteksi tahap kanker invasif secara dini.

Pemeriksaan skrining harus mempunyai akurasi yang cukup untuk mendeteksi penyakit pada tahap yang dini. Akurasi diukur dari sensitivitas dan spesifisitas.

Apa itu sensitivitas dan spesifisitas?

Klik ‘next’ untuk selanjutnya.

3 of 4

Apa itu Sensitivitas dan Spesifisitas?

kanker, gejala ‘Sensitivitas’ menggambarkan kemampuan suatu tes untuk mengidentifikasi seseorang menderita penyakit secara tepat misalnya proporsi orang yang menderita penyakit yang hasil tes skriningnya positif. Tes dengan sensitivitas rendah akan kehilangan kasus ini (orang yang berpenyakit) dan akan menghasilkan angka negatif palsu yang tinggi (orang yang berpenyakit dikatakan bebas penyakit).

‘Spesifisitas’ menggambarkan kemampuan suatu tes mengidentifikasi orang yang tidak berpenyakit secara tepat. Tes dengan spesifisitas yang rendah akan menghasilkan angka positif palsu yang tinggi (orang sehat dikatakan tes positif).

Konsep tes skrining adalah seperti medical check up, yaitu dilakukan secara rutin, berkala, tanpa tunggu ada keluhan.

Beberapa perusahaan memberikan fasilitas medical check up bagi para karyawannya. Paket medical check up standard yang diberikan biasanya meliputi pemeriksaan fisik (termasuk pemeriksaan tekanan darah, berat dan tinggi badan, visus), pemeriksaan laboratorium darah lengkap, urin lengkap, x-ray dada.

Pertanyannya apakah paket medical check up standard tersebut memadai untuk deteksi dini kanker?

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, ada baiknya mengetahui pula jenis-jenis kanker paling umum terjadi. Simak selengkapnya di artikel berikut ini: Jenis Kanker Paling Sering Terjadi & Pemeriksaannya.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](MM)

martha mozartaDitulis oleh:

drg. Martha Mozarta

Anggota Redaksi Medis

Klikdokter.com 

Lanjutkan Membaca ↓
Emly EsterlinaEmly Esterlina

test darah cea mampukah mendeteksi sel kanker ?