Sindrom Mata Malas atau Amblyopia

Oleh dr. Puti Naindra Alevia pada 07 Mei 2015, 09:17 WIB
Sudah tahukah Anda ada istilah namanya sindrom mata malas? Di dalam medis namanya ambyopia. Dimana dalam kondisi tertentu bisa menjadikan mata mejadi juling.
Sindrom Mata Malas atau Amblyopia

KlikDokter.com - Satu dari 50 anak di dunia menderita ambliopia. Keadaan ini terjadi karena susunan saraf antara otak dengan mata tidak mendapatkan stimulasi yang benar.

Kondisi disebabkan dimana otak akan memprioritaskan bayangan yang datang dari mata yang sehat dan mengabaikan bayangan dari mata yang lebih lemah.

Mata yang lemah cenderung berdeviasi. Pada akhirnya otak mengabaikan sinyal yang diterima dari mata yang lebih lemah tersebut.

Apabila ditemukan pada masa kanak-kanak, ambliopia dapat diatasi dengan menggunakan patching atau penutup untuk mata yang sehat. Menutup mata yang sehat akan melatih mata malas untuk bekerja lebih baik dan memperbaiki penglihatan.

Untuk info lebih lanjut, klik next.

1 of 2

Sindrom Mata Malas atau Amblyopia

Dalam sebuah penelitian di Inggris disebutkan sindrom mata malas dapat dibantu dengan permainan tetris.  dr. Robert Hess dan koleganya di Montreal melakukan sebuah eksperimen menggunakan kacamata khusus yang akan membuat kedua mata bekerja bersama seperti dalam sebuah tim.

Sembilan sukarelawan dengan ambliopia diminta untuk menggunakan kacamata ini selama 1 jam per hari selama 2 minggu saat bermain Tetris. Kacamata didesain khusus agar satu mata hanya dapat melihat objek yang jatuh sedangkan mata yang lain hanya dapat melihat balok yang tersusun di dasar. Sebagai perbandingan, sembilan sukarelawan lain (yang juga memiliki ambliopia) menggunakan kacamata yang sama namun dengan mata yang normal ditutup.

Setelah dua minggu, kelompok yang menggunakan kedua matanya menunjukkan perbaikan penglihatan yang lebih baik. Kemudian kelompok yang kedua juga diberikan kesempatan untuk menggunakan kacamata khusus tersebut dengan kedua mata terbuka. Penglihatan mereka pun mengalami perbaikan yang signifikan.

Baca juga:
 
Lanjutkan Membaca ↓