Amankah Ear Candle Therapy?

Oleh dr. Yadita Wira Pasra Sp. THTKL pada 11 Jun 2015, 07:57 WIB
Populer di tempat-tempat pusat kecantikan dan spa. Terapi ini diyakini dapat membersihkan telinga. Padahal faktanya, bisa berbahaya bagi kesehatan telinga. Simak selengkapnya di sini.
Amankah Ear Candle Therapy?

Afrin Semprot Hidung

KlikDokter.com - Ear candle disebut sebuah upaya alternatif pembersihan kotoran telinga yang beberapa tahun belakangan menjadi popular di kalangan masyarakat umum. Tapi tahukah Anda? Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di berbagai negara bahkan pada sejak tahun 1996 (19 tahun yang lalu) penggunaan ear candle ini tidak memberikan hasil yang bermakna terhadap pembersihan liang telinga, bahkan potensial menimbulkan penyakit telinga yang serius.

Ear candle menjadi popular di kalangan masyarakat sejak puluhan tahun silam. Ear candle berasal dari pengobatan alternatif dan tradisional, dengan harga yang relatif lebih murah apabila dibandingkan dengan harus pergi ke dokter (pendapat awam), dapat dijual bebas (salon, spa, dll), mudah dikerjakan oleh siapa saja.

Cara kerja ear candle adalah menggunakan sebuah lilin yang diletakkan dilubang telinga dan kemudian dibakar di sisi lainnya. Dengan cara ini diharapkan terbentuk tekanan negatif telinga, maka kotoran akan tertarik keluar. Ada pula teori yang menyebutkan bahwa ear candle bekerja untuk melunakkan kotoran yang keras.  Pada saat terapi ini selesai, Anda akan diperlihatkan hasil dari pembakaran ini yang menunjukkan warna kehitaman seperti kotoran yang sudah keluar atau yang kemudian akan keluar dengan sendirinya pada keesokan harinya.

Padahal faktanya, tidak demikian. Simak penjelasan selengkapnya di halaman selanjutnya.

1 of 2

Amankah Ear Candle Therapy?

Afrin Semprot Hidung

Para ahli di Amerika (Seattle) telah melakukan penelitian pada 122 orang ahli THT di Negara bagian tersebut. Melalui catatan kedatangan pada klinik mereka dan didapatkan 21 kasus luka pada telinga akibat perawatan dengan ear candle. Melalui pemeriksaan menggunakan alat khusus (Timpanometri) ternyata tekanan negatif tidak terbentuk pada telinga, sehingga cara kerja ear candle yang mengandalkan system vakum untuk membersihkan kotoran telinga tidaklah sesuai.

Ahli telinga di Kanada meneliti cara kerja kedua, yaitu ear candle disebutkan dapat bekerja melumerkan serumen yang keras, sehingga dapat keluar sendiri keesokan harinya. Pengukuran suhu di dasar ear candle menghasilkan suhu 22° C, yang sangat jauh dari suhu normal tubuh. Jadi bagaimana suhu ini dapat melumerkan kotoran telinga Anda?

Di Inggris (2014), para ahli melakukan penelitian secara subjektif kepada orang-oarng yang melakukan ear candle terapi untuk menghilangkan keluhan telinga berdenging, rasa penuh pada telinga, pusing berputar, gangguan pendengaran, stres berat, migren. Hasil dari penelitian ini pun, secara subjektif pasien tidak merasakan hasil yang bermakna dari efek terapi ini.

Berarti Ear Candle, Sia-sia?

Begitulah hasil penelitian tersebut, bahkan lebih dari dua penelitian mengenai ear candle di berbagai belahan dunia menyatakan bahwa risiko kerusakan pada telinga lebih besar pada penggunaan ear candle ini.

Efek bahaya apa yang dapat terjadi apabila saya menggunakan ear candle?

  1. Sisa lilin dapat tertinggal di kulit liang telinga
  2. Sisa lilin dapat melekat pada gendang telinga

Bila sisa lilin melekat pada kulit liang telinga, maka dapat menyebabkan infeksi pada telinga. Telinga bengkak, kemerahan, berair, gangguan dengar, bahkan timbul daging dan jaringan yang sifatnya dapat merusak struktur telinga hingga ke tulang. Berbahaya karena jaringan ini dapat menyebabkan kerusakan pada tulang sekalipun, bagaimana dengan jaringan lunak seperti kulit dan saraf.

Bagaimana bila sisa lilin melekat pada gendang telinga? Maka gangguan yang timbul seperti telinga tersumbat, rasa penuh, akibat gendang telinga tak mampu lagi bergerak bebas seperti seharusnya. Gangguan dengar, telinga berdenging hingga infeksi dapat terjadi.

Dan berita buruknya adalah, terkadang sisa lilin yang melekat pada gendang telinga tidak dapat hilang dengan sendirinya. Seperti diketahui bahwa lilin akan mengeras saat kering seperti yang Anda lihat pada tetesan lilin yang melekat di meja, jadi bayangkan bagaimana bila dokter harus menyingkirkan benda tersebut dari telinga Anda. 

Lanjutkan Membaca ↓