Apakah Infeksi Mata Bisa Menular Lewat Tatapan?

Oleh dr. Atika pada 07 Jul 2015, 11:35 WIB
Selama ini sakit mata dipercaya dapat menular lewat tatapan. Untuk mengetahui fakta medisnya, baca penjelasan lengkap dr. Atika di sini.
Apakah Infeksi Mata Bisa Menular Lewat Tatapan?

KlikDokter.com - Pernahkah Anda atau kerabat memiliki pengalaman berikut ini: Tidak lama setelah bertemu dengan orang lain yang matanya sangat merah, bengkak, dan berair, tidak lama kemudian Anda atau kerabat langsung mengalami hal yang sama? Apalagi hal itu terjadi sehabis Anda mengucek mata?

Sebelumnya, kita perlu mengenali jenis penyakit mata yang paling mudah menular, yakni konjungtivitis.

Konjungtivitis berarti kondisi peradangan pada bagian paling luar mata yang berwarna bening, yang disebut konjungtiva. Konjungtivitis dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  1. Infeksi (virus, bakteri, ataupun klamidia).
  2. Alergi.
  3. Toksik atau racun, misalnya akibat bahan kimia.

Konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi mudah sekali menular. Metode penularannya adalah melalui cairan mata yang mengandung kuman penyebabnya, bukan lewat tatapan. Misalnya saat penderita menggosok matanya dan memegang berbagai permukaan benda (pulpen, pegangan pintu, meja), kita dapat memindahkan kuman tersebut ke tangan kita bila menyentuh permukaan yang sama. Bila kita tidak mencuci tangan kemudian kebetulan kita menyentuh mata, bukan tidak mungkin kita memindahkan kuman tersebut ke mata kita sendiri dan akhirnya terjadi konjungtivitis.

Lalu gejala apa sajakah gejala konjungtivitis? Halaman berikut penjelasan selengkapnya:

1 of 2

Apakah Infeksi Mata Bisa Menular Lewat Tatapan?

Matafres-banner-690x150px

Berikut adalah gejala yang dirasakan saat menderita konjungtivitis:

  1. Kemerahan.
  2. Mata berair.
  3. Banyak kotoran mata.
  4. Perih dan gatal.
  5. Terasa seperti ada benda asing di mata.
  6. Silau.
  7. Dapat disertai pembengkakan ringan pada kelopak mata.

Adapun dalam kondisi konjungtivitis, tidak ditemukan adanya keburaman pada penglihatan. Untuk menangani kondisi ini, direkomendasikan agar Anda langsung mengunjungi dokter. Jenis pengobatan yang diberikan dokter misalnya lubrikan atau pelembap mata (untuk melumasi mata), antibiotik, hingga steroid (obat untuk mengurangi iritasi).

Berikut adalah beberapa hal tambahan yang harus diperhatikan:

  1. Upayakan agar tidak menggosok mata sekalipun terasa gatal atau tidak nyaman. Saat Anda menggosok mata, kuman yang ada di tangan justru dapat berpindah ke mata dan memperberat penyakit mata yang terjadi
  2. Saat menderita konjungtivitis, biasakan untuk rajin mencuci tangan hingga bersih. Penyakit ini mudah sekali menular akibat kebersihan yang kurang. Sebaiknya tidak hanya penderita yang rajin mencuci tangan, namun juga orang-orang yang ada di sekitarnya.
  3. Sebelum dokter memastikan penyakit yang Anda derita dan memberikan pengobatannya, sangat tidak disarankan untuk memberikan atau meneteskan obat-obatan ataupun racikan sembarangan. Praktik yang cukup sering dilakukan adalah menggunakan air seni untuk diteteskan ke mata maupun racikan dari dedaunan. Penetesan air seni justru akan menambah iritasi mata, sedangkan racikan dedaunan seringkali berakibat pada infeksi jamur di mata.
  4. Cegah agar mata yang sedang mengalami konjungtivitis tidak terkena debu atau kotoran lain dengan cara menggunakan kacamata pelindung secara temporer.

Jadi, infeksi mata terutama konjungtivitis tidak menular lewat tatapan, namun bisa menyebar melalui tangan yang suka mengucek mata. Jagalah selalu kebersihan tangan Anda ketika Anda sedang sakit sakit mata. Selain itu, segera cuci tanganlah bila Anda baru saja bertemu penderita tangan mata.

Lanjutkan Membaca ↓