Sudah Sesuaikah Tumbuh Kembang Anak Anda dengan Usianya?

Oleh dr. Citra Roseno pada 06 Agu 2015, 00:50 WIB
Proses tumbuh kembang anak merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling terkait. Untuk mengukur keberhasilan proses tersebut, Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting. Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Sudah Sesuaikah Tumbuh Kembang Anak Anda dengan Usianya?

KlikDokter.com - Sebagai orangtua, Anda akan sering bertanya-tanya apakah tumbuh kembang anak Anda tergolong normal. Saat ini, banyak terdapat faktor yang dapat menghambat anak bertumbuh sesuai usianya, baik itu lingkungan sosial, kemajuan teknologi, hingga banyaknya informasi yang dapat diakses lewat internet atau media.

Hal-hal berikut perlu Anda ketahui agar anak tetap dapat bertumbuh kembang optimal sesuai usianya:

1. Anak cenderung tumbuh seperti orangtuanya

Proses tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh faktor genetik, seperti karakter fisik orangtua. Selain itu, pilihan akivitas dan makanannya pun banyak dipengaruhi oleh pilihan yang juga dibuat oleh orangtua dan orang di sekitarnya. Oleh karena itu, selalu berikan contoh yang baik bagi mereka.

Berikut kiat lainnya cara memantau tumbuh kembang anak, selengkapnya di halaman selanjutnya.

1 of 2

Sudah Sesuaikah Tumbuh Kembang Anak Anda dengan Usianya?

Cerebrofort Multivitamin Lengkap untuk Tumbuh Kembang Anak

2. Perhatikan pola pertumbuhannya

Perubahan yang signifikan dapat merupakan hal yang normal atau mengindikasikan adanya masalah. Nafsu makan yang menurun dalam waktu lama juga perlu dikhawatirkan. Pada prinsipnya, bila ia memiliki energi dan mampu beraktivitas secara normal, maka anak Anda tidak mengalami masalah. Beberapa anak juga akan lebih dulu mengalami peningkatan berat badan sebelum tinggi badan, atau sebaliknya. Sesuaikan dengan kurva pertumbuhan mereka. Anda juga dapat berkreasi dengan membuat foto mereka dari tahun ke tahun agar Anda dan anak sama-sama dapat menilai pertumbuhan fisiknya.

3. Biarkan ia bermain dengan teman sebayanya

Anak akan memperoleh banyak manfaat melalui interaksi dengan anak lain. Ia akan belajar beradaptasi, mengontrol emosi, memahami perilaku anak seusianya, bahkan berlatih menjadi pemimpin.

4. Perhatikan lingkungan fisik dan sosial di sekitarnya

Pastikan ia berada di lingkungan yang sehat, bersih, serta dikelilingi oleh orang-orang yang dapat memberikan contoh yang baik untuknya. Ajarkan ia untuk bersosialisasi dan bertemu orang baru. Anda juga memiliki peran penting untuk menyeleksi informasi apa saja yang dapat diterima oleh anak.

5. Pastikan ia mendapat istirahat cukup

Pola tidur setiap anak bervariasi, namun rata-rata anak membutuhkan 10-12 jam tidur setiap malam. Kebutuhan tidur anak sama pentingnya dengan kebutuhan nutrisi dan aktivitas fisik. (Baca: Cukupkah Waktu Tidur Anak Anda?)

Lanjutkan Membaca ↓