4 Faktor yang Menghambat Tumbuh Kembang Anak

Oleh dr. Citra Roseno pada 06 Agu 2015, 01:16 WIB
Beberapa faktor dapat mengganggu tumbuh kembang anak Anda, namun itu semua bisa dihindari jika Anda menyadari, memahami, dan melakukan intervensi sejak dini.
4 Faktor yang Menghambat  Tumbuh Kembang Anak

KlikDokter.com - Proses tumbuh kembang sangat terkait dengan faktor kesehatan, dengan kata lain hanya pada anak yang sehat dapat diharapkan terjadi proses tumbuh kembang yang optimal. Meskipun proses tumbuh kembang anak berlangsung secara alamiah, proses tersebut sangat tergantung kepada orang dewasa atau orangtua.

Untuk itu, Anda perlu mengetahui hal-hal apa saja yang dapat menjadi penghambat tumbuh kembang anak agar Anda dapat memenuhi potensi mereka sejak dini. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Penyakit

Penyakit selama masa pertumbuhan dapat mencegah anak mencapai potensi fisik seperti tinggi badan, berat badan, hingga kematangan seksual yang normal.

Pada beberapa kasus, pertumbuhan yang terlalu lambat atau terlalu cepat mengindikasikan adanya masalah dengan kelenjar hormon, seperti kelenjar pituitari yang menghasilkan hormon pertumbuhan tulang dan jaringan.

2. Kurang gizi

Gizi yang buruk merupakan penyebab 1/3 kematian anak di seluruh dunia. Anak yang kurang gizi memiliki daya tahan tubuh yang lemah terhadap infeksi dan berisiko tinggi mengalami kematian akibat diare dan penyakit saluran pernapasan. Infeksi lain yang berulang juga dapat mengganggu status nutrisi anak, membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi lainnya, dapat memicu malnutrisi dan pertumbuhan pendek.

Berikut di halaman selanjutnya 2 faktor lainnya yang dapat menghambat pertumbuhan anak:

1 of 2

4 Faktor yang Menghambat Tumbuh Kembang Anak

Cerebrofort Multivitamin Lengkap untuk Tumbuh Kembang Anak

3. Kebersihan yang buruk

Kebersihan diri sendiri maupun lingkungan di sekitar anak perlu diperhatikan. Pastikan anak selalu membersihkan diri atau dimandikan secara teratur. Kemudian jagalah kualitas dan kebersihan makanan, minuman, dan lingkungan di sekitarnya. Buanglah sampah pada tempatnya. Perhatikan pula lingkungan bermain anak agar anak terhindar dari risiko menderita penyakit.

4. Perilaku orangtua

Selain dari kesehatan anak, perilaku anak juga memberikan gambaran apakah ia bertumbuh kembang dengan optimal secara psikologis. Faktor utama yang mempengaruhi perilaku anak adalah perilaku orangtua mereka. Beberapa contoh perilaku yang dapat menghambat perkembangan anak antara lain:

  • Bersikap terlalu protektif

Orangtua secara naluriah akan melindungi anaknya dari segala bahaya. Namun terkadang orangtua menjadi terlalu takut mengenai hal-hal buruk yang dapat terjadi pada anaknya. Tidak ada salahnya membiarkan anak bermain di luar, berinteraksi dengan teman sebayanya, dan melakukan kegiatan bersama-sama orang yang Anda kenal. Berikan keleluasaan pada mereka agar ia belajar mandiri dan mengambil risiko, namun tetap lakukan dalam pengawasan Anda. Hal ini penting agar ia memiliki kematangan emosional yang cukup dan rasa percaya diri.

  • Terlalu cepat memberikan bantuan

Ketika anak menghadapi suatu masalah, biarkan ia mencoba mengatasinya sendiri sebelum Anda memberikan bantuan. Contoh kecil, ketika anak sedang berlari lalu terjatuh, perhatikan mampukah ia untuk bangun sendiri terlebih dahulu sebelum Anda membantu mengangkatnya. Atau ketika ia memiliki masalah dengan teman di sekolah, anjurkan ia untuk berusaha menyelesaikan dengan temannya atau gurunya dahulu, sebelum Anda turun tangan mengatasi masalahnya. Anak yang terbiasa terlalu cepat dibantu oleh orangtua dapat menghadapi kesulitan untuk hidup mandiri ketika beranjak dewasa. 

Lanjutkan Membaca ↓