Mengapa Anak Saya Sering Sakit?.

Oleh dr. Kartika Mayasari pada 02 Okt 2015, 09:53 WIB
Kondisi buah hati yang sering sakit memang mengkhawatirkan, apalagi jika terjadi terlalu sering.
Mengapa Anak Saya Sering Sakit?.

Cerebrofort Multivitamin Lengkap untuk Tumbuh Kembang Anak

KlikDokter.com - Orangtua mana yang tidak cemas apabila anaknya sering sakit? Beberapa hari setelah sembuh, anak kembali sakit. Meskipun sakit tidak berlangsung lama dan dalam kategori sangat ringan, tetapi ini jelas akan mengganggu aktivitas anak maupun Anda sendiri.

Sakit pada anak dikategorikan wajar apabila ia mengalami sakit minimal 4-8 kali dalam setahun. Perlu diketahui, sistem imun anak belum berkembang sempurna sehingga ia rentan terkena virus dan bakteri. Apabila dalam satu tahun anak Anda mengalami 8 kali sakit, hal itu masih dianggap normal asalkan dalam golongan sakit ringan.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan sakit ringan?

Sakit pada anak dinilai ringan ketika jarak waktu sakitnya tidak terlalu dekat, misalnya sekitar 2 bulan. Kemudian tidak mengalami durasi yang panjang, misalnya hari terjadi 3-7 hari. Begitu pula dengan jenis penyakit yang diderita, apakah masih mudah diatasi atau tidak. Yang harus dikhawatirkan adalah ketika anak bolak-balik sakit, bahkan dalam satu bulan dapat mengalami 2-3 kali sakit. Sakit yang terjadi bisa karena flu, diare ataupun batuk. Meskipun penyakit tersebut umum dialami oleh anak-anak, namun apabila sering terjadi harus dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi anak.

Kondisi anak yang sering sakit dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya, selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 of 2

Mengapa Anak Saya Sering Sakit?.

Cerebrofort Multivitamin Lengkap untuk Tumbuh Kembang Anak

Kondisi anak yang sering sakit dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Gangguan Imunologis

Salah satu penyebab anak sering sakit adalah gangguan imunologis ketika lahir. Anak mengalami daya tahan tubuh yang rendah sehingga kerap mengalami infeksi.

2. Faktor Cuaca

Selanjutnya dapat pula disebabkan karena faktor cuaca. Pergantian cuaca dapat menyebabkan anak dengan riwayat keluarga alergi sering mengalami pilek dan infeksi.

3. Gangguan gizi

Pemenuhan makanan yang tidak tepat merupakan salah satu penyebab gangguan gizi. Padahal, makanan merupakan sumber nutrisi yang dapat melengkapi perkembangan dan pertumbuhan anak.

Ketiga penyebab di atas dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang. Oleh karena itu, terapkanlah pola hidup sehat kepada anak seperti memberikan asupan makanan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga sistem pencernaannya, mengajaknya untuk aktif dalam beraktivitas, mengajarkannya untuk peduli terhadap kebersihan, serta memperhatikan jadwal istirahatnya. 

Lanjutkan Membaca ↓