Cara Murah Atasi Karang Gigi: Gosok Gigi ke Sela Gigi

Oleh Klikdokter pada 05 Okt 2015, 17:19 WIB
Gosok gigi bukan sembarang gosok gigi. Jika Anda melakukannya dengan tepat sampai membersihkan ke sela-sela gigi,
Cara Murah Atasi Karang Gigi: Gosok Gigi ke Sela Gigi

Sekitar tahun 1960-1970an, peneliti bernama Loe mengemukakan teori bahwa peradangan gusi (gingivitis) dan penyakit jaringan pendukung gigi (periodontitis) berhubungan erat dengan bakteri yang terdapat pada plak gigi. 

Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya gingivitis, pembentukan karang gigi, dan kerusakan tulang pendukung gigi maka plak gigi harus dibersihkan dengan baik. Namun, plak yang terdapat di sela-sela gigi sangat sulit untuk dibersihkan, dan ada pendapat ahli yang menyatakan penyikatan gigi saja masih kurang optimal.

Setelah melalui riset dan penelitian selama bertahun-tahun, metode pembersihan gigi dan mulut telah berkembang dengan sangat pesat. Metode yang paling umum dan dianjurkan para ahli dalam pembersihan sela-sela gigi yaitu penggunaan benang gigi (dental floss) dan sikat gigi interdental.

Suatu survei penelitian telah dilakukan secara luas, untuk menentukan efektivitas dari pembersihan  plak di sela gigi dalam mengurangi jumlah plak dan menurunkan kejadian gingivitis dan periodontitis. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti Australia, berkolaborasi dengan peneliti dari University of South Carolina Amerika.

Data tersebut diperoleh dari National Survey of Adult Oral Health 2004-06 (NSAOH), yang merupakan studi potong lintang berskala nasional dan melibatkan lebih dari 5000 responden di Australia berusia 15 tahun atau lebih. Responden yang bersedia mengikuti penelitian diwawancara dan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

Lalu hasilnya? Apakah berhasil? Berikut selengkapnya di halaman selanjutnya.

1 of 2

Cara Murah Atasi Karang Gigi: Gosok Gigi ke Sela Gigi

Hasilnya mengungkapkan bahwa pembersihan sela gigi yang dilakukan sendiri (bukan oleh dokter gigi) di rumah secara teratur dapat mengurangi jumlah plak, gingivitis dan periodontitis. Semakin sering seseorang membersihkan sela-sela gigi, semakin sedikit pembentukan karang gigi. Pembersihan sela gigi ini dapat dilakukan 1-2 kali/hari.  

Dari hasil survei nasional tersebut juga diketahui bahwa kelompok usia 35 hingga 54 tahun lebih beresiko terhadap pembentukan karang gigi, dan penyakit periodontitis lebih rentan terjadi pada laki-laki dibanding perempuan, terlebih pada individu dengan kebiasaan merokok.

Kebanyakan orang hanya membersihkan plak yang terlihat/kasat mata, dan plak di sela gigi seringkali luput dari pembersihan. Seiring waktu, plak di sela gigi akan menumpuk dan mengeras menjadi karang gigi, yang menjadi sumber bau mulut dan menyebabkan kerusakan gusi dan tulang. Jadi jika selama ini Anda masih kurang memperhatikan kebersihan sela-sela gigi Anda, mungkin sudah waktunya untuk memasukkan mini brush kit dan dental floss sebagai item penting yang perlu dibawa kemanapun Anda pergi.

Lanjutkan Membaca ↓