IQ Bukanlah Satu-satunya Indikator Anak Cerdas

Oleh dr. Kartika Mayasari pada 02 Nov 2015, 21:49 WIB
Meramalkan kecerdasan seorang anak bukanlah dari nilai IQ, melainkan dengan mengenali potensi kecerdasan majemuk.
IQ Bukanlah Satu-satunya Indikator Anak Cerdas

Cerebrofort Multivitamin Lengkap untuk Tumbuh Kembang Anak

KlikDokter.com – Dahulu, untuk jenjang taman kanak-kanak (TK), orangtua biasanya menyekolahkan anaknya saat berusia empat sampai lima tahun. Namun kini, banyak orangtua justru mendorong anaknya bersekolah saat masih berusia dini.

Untuk meramalkan kecerdasan dan kesuksesan seorang anak sebenarnya bukan dari cepat atau tidaknya anak masuk jenjang sekolah ataupun nilai IQ, melainkan dengan mengenali potensi kecerdasan majemuk di dalam diri anak. Potensi ini ada dalam teori Multiple Intelligences yang dikemukakan Dr. Howard Gardner, peneliti dari Harvard University.

Teori Multiple Intelligences mencoba memperbaiki pandangan umum di dunia psikologi dan dunia pendidikan yang mengatakan bahwa semua anak adalah sama, sehingga semua anak harus dididik dengan cara yang sama, mata pelajaran yang sama dan memiliki cita-cita yang sama.

Sebaliknya Howard Gardner melihat bahwa setiap anak adalah unik dan berbeda, oleh karena itu pendidikan dan pelatihan yang efektif diberikan pun harus berbeda-beda. Ia juga berpendapat bahwa setiap anak adalah cerdas pada bidangnya masing-masing, dan tidak ada anak yang cerdas pada semua bidang.

Menstimulasi kecerdasan anak

Berikan kesempatan kepada anak untuk bersosialisasi seluas-luasnya, karena akan mengasah otak serta memperkaya pengalaman emosionalnya. Jika ia masih sungkan untuk berbaur, lakukanlah latihan bersama anak ketimbang memaksanya. Misalnya, dengan cara berpura-pura melakukan permainan dan menjadi teman barunya.

Ketika Anda bermain dengan anak, Anda bisa membacakan aneka buku pengetahuan. Selain menumbuhkan minat membaca anak, ia juga akan menyerap pengetahuan dari buku untuk menunjang minatnya.

Setelah membaca, ajukan beberapa pertanyaan mengenai cerita yang telah Anda bacakan, yang akan memancing anak untuk memberikan jawaban. Kembangkan juga untuk menggali pendapat anak terhadap berbagai hal di lingkungan sekitar.

Jangan lupakan nutrisi yang seimbang dan bergizi agar tumbuh kembangnya semakin optimal. Salah satu zat yang dibutuhkan untuk perkembangan anak adalah makanan yang mengandung zat besi, seperti daging, telur, dan ikan.