Mata Tetap Segar Saat Turun dari Pesawat

Oleh dr. Atika pada 28 Des 2015, 11:26 WIB
Saat menjalani penerbangan, seringkali mata terasa kering, perih, berair, dan terasa seperti ada yang mengganjal. Lalu, bagaimana cara menjaga agar mata tetap segar saat turun dari pesawat? Berikut ulasannya.
Mata Tetap Segar Saat Turun dari Pesawat

KlikDokter.com – Kenyamanan mata cukup terpengaruh saat seseorang sedang berada di pesawat. Terdapat beberapa orang yang mengeluhkan adanya nyeri mata, mata perih, dan mata berair saat turun dari pesawat. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Lalu, bagaimana kiat menghadapinya?

Setelah turun dari pesawat, terdapat pengalaman penumpang yang merasakan adanya nyeri di daerah mata. Penjelasan yang umum diketahui mengenai kondisi tersebut adalah karena adanya peningkatan tekanan bola mata saat pesawat menjelajah pada ketinggian yang cukup tinggi, namun teori tersebut belum sepenuhnya dapat diterima. Sebab berbagai penelitian menghasilkan data bahwa dalam transportasi udara, tekanan bola mata seseorang tidak mengalami perubahan yang signifikan pada ketinggian berapapun. Hal ini disebabkan karena tekanan dalam kabin pesawat dikontrol dengan ketat agar kondisi tubuh para penumpang pesawat tetap sehat, dan hal ini tidak hanya demi menjaga kondisi kesehatan mata, melainkan demi menjaga kondisi kesehatan para penumpang pesawat secara keseluruhan.

Tekanan atmosfer dalam kabin pesawat sangat terkontrol sehingga mampu mengompensasi adanya penurunan tekanan alamiah yang terjadi pada ketinggian. Mata dapat menyesuaikan keadaannya dengan cepat pada situasi yang baru, sehingga peningkatan tekanan dalam bola mata dapat dihindari.

Adapun nyeri mata yang terjadi pada saat penerbangan kemungkinaan besar disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan di dalam telinga tengah. Dekatnya lokasi telinga tengah dan organ mata dapat menyebabkan seseorang salah mengira bahwa nyeri yang dirasakannya bersumber dari organ mata. Untuk memastikan persamaan tekanan di telinga tengah dengan kondisi luar saat sedang di dalam pesawat, Anda dapat melakukan trik seperti mengunyah permen ataupun menguap.

Dengan melakukan hal tersebut, para penderita glaukoma atau penyakit mata yang ditandai dengan adanya peningkatan tekanan bola mata secara kronik, tidak perlu khawatir untuk melakukan perjalanan udara tanpa takut adanya masalah demikian. Untuk berjaga-jaga, jangan lupa menyertakan obat-obatan glaukoma Anda selama perjalanan. Namun demikian, dalam kondisi dimana pasien mengalami glaukoma yang cukup berat dan sangat sering melakukan perjalanan udara, maka ada baiknya untuk mendiskusikan hal ini dengan dokter spesialis mata.

Apakah Anda baru saja mengalami operasi bagian retina mata? Bila ya, dalam kondisi ini Anda perlu sangat berhati-hati. Ketika melakukan operasi pada daerah retina mata, contohnya operasi untuk retina penderita diabetes, maka dokter spesialis mata biasanya akan menempatkan gelembung gas di dalam mata untuk menjaga agar retina tetap berada pada tempatnya. Gelembung gas tersebut akan menetap sekitar 6-8 minggu. Hal yang dikhawatirkan terjadi pada perubahan ketinggian adalah melebarnya gelembung gas sehingga dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada bola mata. Oleh karena itu, pasien disarankan untuk terlebih dahulu menghindari perjalanan udara pasca melakukan operasi sejenis ini.

Saat menjalani penerbangan, seringkali mata terasa kering, perih, berair, dan terasa seperti ada yang mengganjal. Gejala-gejala tersebut tentunya mengurangi kenyamanan, dan mata terasa kurang segar setelah turun dari pesawat. Hal ini dapat terjadi akibat keringnya udara di dalam kabin pesawat, ditambah dengan adanya pendingin udara di dalam kabin pesawat. Kedua kondisi ini menyebabkan menguapnya sebagian lapisan air mata yang melapisi bola mata terutama pada mata yang rentan, dan pada penerbangan jangka panjang. Hal tersebut akan menjadi semakin berat bila Anda membaca dan melihat layar monitor dalam jangka waktu yang cukup lama selama penerbangan. Trik yang dapat Anda lakukan untuk mencegah dan mempertahankan kondisi mata agar tetap segar adalah dengan menggunakan air mata buatan atau berbagai bentuk lubrikan khusus mata untuk melembabkan mata pada penerbangan yang cukup lama. Pastikan Anda memilih air mata buatan yang tidak mengandung bahan pengawet. Selain itu, sering-seringlah berkedip bila Anda mulai merasakan timbulnya keluhan.