Si Kecil Belajar Melalui YouTube, Mengapa Tidak?

Oleh dr. Karin Wiradarma pada 22 Feb 2016, 17:44 WIB
YouTube memang sangat bermanfaat bagi orang dewasa. Namun, tahukah Bunda/Ayah bahwa Si Kecil juga dapat memetik manfaat melalui situs ini?
Si Kecil Belajar Melalui YouTube, Mengapa Tidak?

YouTube tentunya sudah tidak asing lagi di telinga. Situs web tersebut sudah malang melintang di keseharian saat berselancar di dunia maya. Youtube memang menyediakan berbagai hiburan menarik, mulai dari musik, film, tutorial memasak, teknologi, dan segudang informasi lainnya.

Namun tahukah Bunda/Ayah, ternyata YouTube juga dapat memberikan manfaat edukatif bagi Si Kecil. Mulai dari video musik yang mengenalkan Si Kecil kepada nada, warna, dan bentuk, hingga alfabet, angka, dan bahasa Inggris.

Memilih Saluran

Sebagai contoh, Bunda/Ayah dapat memilih Pinkfong untuk Si Kecil. Saluran ini dapat dinikmati mulai dari bayi melalui lagu-lagu yang menarik dan menyenangkan untuk didengar. Banyak lagu yang dapat dipilih, mulai dari lagu berirama cepat hingga lagu pengantar tidur.

Pinkfong juga dapat dinikmati oleh anak-anak yang lebih besar, karena juga menyediakan aneka permainan mendidik dan cerita klasik anak-anak yang menghibur.

Ekstra Hati-Hati

Bunda/Ayah harus memberikan ekstra perhatian bagi anak-anak yang sudah memasuki jenjang sekolah dasar. Anak-anak yang telah beranjak besar telah lebih mahir menggunakan internet – termasuk YouTube – dan berpotensi menemukan hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita bersama.

Sebagai solusinya, Bunda/Ayah dapat menemani Si Kecil ketika ia berselancar di dunia maya. Namun, jika sedang sibuk, kadangkala Bunda/Ayah tidak dapat menemaninya sepanjang waktu.

Menanggapi hal tersebut, YouTube melansir saluran khusus bagi anak-anak, yaitu YouTubeKids. Saluran baru ini dapat diakses melalui aplikasi di telepon genggam, yang kini telah tersedia untuk iOS dan android. Selain itu, YouTubeKids juga dapat ditonton di komputer atau laptop pada umumnya.

Melalui YouTubeKids ini, Si Kecil “dipagari” agar tidak dapat mengakses ke arah hal-hal yang belum sesuai untuk usianya. Selain itu, ia dapat menemukan berbagai saluran yang dapat berguna untuk mengasah keterampilan matematika, sains, biologi, fisika, sejarah, bahasa asing, hingga ide berbagai percobaan sederhana yang dapat dilakukan di rumah,

Pada zaman ini, Bunda/Ayah harus membuka diri terhadap berbagai pilihan sarana belajar bagi Si Kecil – yang tidak melulu berasal dari sekolah dan buku. Namun, kemajuan teknologi ini tetap perlu disikapi dengan bijaksana.