Bercak Putih Pada Kulit Anak, Apa Sebabnya?

Oleh dr. Mega Putri pada 02 Mar 2016, 00:22 WIB
Bercak putih pada kulit anak akan sangat mengganggu bila terjadi. Sebenarnya, apa penyebab bercak putih pada kulit anak? Berikut ulasannya.
Bercak Putih Pada Kulit Anak, Apa Sebabnya?

Bercak putih pada kulit merupakan masalah yang banyak ditemukan pada mereka yang berusia di bawah 16 tahun dan biasanya dirasakan mengganggu secara estetik.

Terkadang, bercak putih pada kulit anak tersebut membuat orangtua merasa terganggu dan merasa malu karena terkadang anaknya menjadi bahan pembicaraan teman-temannya. Walaupun bercak putih pada kulit anak ini banyak penyebabnya, di bawah ini adalah 3 penyebab paling sering terjadi:

1. Pityriasis Alba

Pityriasis alba adalah penyebab bercak putih pada kulit anak yang paling sering terjadi. Bercak putih ini biasanya timbul di daerah wajah. Walaupun dari namanya terdengar agak sedikit menyeramkan, akan tetapi penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa bulan dan tidak mempunyai komplikasi apapun. Salah satu yang merugikan dari penyakit ini adalah dampak estetik yang ditimbulkannya karena menyerang bagian wajah.

Sebanyak 5% anak-anak di bawah usia 12 tahun banyak yang terserang penyakit ini. Selain itu, penyakit ini juga banyak ditemukan pada mereka yang berusia 12-16 tahun. Bercak putih ini banyak terjadi akibat paparan sinar matahari yang terjadi secara terus menerus. Penyakit ini bisa menyerang anak yang menderita eczema (eksim) atau bahkan di anak yang mempunyai kulit normal.

Paparan terhadap sinar matahari, kesehatan kulit yang buruk, dan defisiensi zat besi bisa menjadi penyebab penyakit ini. Dalam menangani hal ini, anak harus diberikan krim tabir surya, menjaga kesehatan kulit, dan mengonsumsi makanan bergizi tinggi.

2. Pityriasis Versicolor

Penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Penyakit ini biasanya muncul pada tempat yang panas dan lembab. Penyakit ini dapat muncul pada usia berapapun, akan tetapi remaja lebih banyak terserang penyakit ini.

Daerah punggung menjadi daerah yang paling sering terjadinya penyakit ini. Selain itu, daerah dada, tangan, leher, wajah, dan bahkan tubuh bagian bawah juga bisa terkena.

Tanda dari penyakit ini adalah munculnya bercak putih yang bisa mengalami pigmentasi. Bercak putih akan terlihat jelas pada orang yang kulitnya gelap. Orang dengan kulit yang lebih terang akan muncul bercak putih setelah terpapar sinar matahari, dimana kulit yang lain menjadi gelap, tetapi kulit yang terinfeksi tetap berwarna putih. Penyakit ini biasanya tidak bergejala, satu-satunya hal yang mengganggu adalah masalah estetik.

Apabila penyakit ini terjadi, bawalah segera anak Anda ke dokter kulit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Terapi yang biasa diberikan adalah krim antijamur yang dioleskan selama kurang lebih 6 minggu. Walaupun infeksi dapat ditangani dengan cepat, akan tetapi biasanya warna kulit akan kembali normal setelah 9 bulan.

3. Vitiligo Vulgaris

Vitiligo disebut juga dengan leukoderma. Penyakit ini mempunyai tanda adanya bercak putih di bagian mana pun pada tubuh penderitanya.

Penyebab dari terjadinya penyakit ini masih belum jelas diketahui hingga saat ini. Ada yang menyebutkan bahwa kelainan imunitas seseorang yang berperan akan terjadinya penyakit ini. Kelainan imunitas yang dimaksud adalah saat sel imun tubuh menyerang sel kulitnya sendiri. Sel imun ini menghancurkan melanosit sehingga menghasilkan bercak putih.

Penyakit ini merupakan penyakit genetik. Jadi, seseorang bisa menderita penyakit ini apabila seseorang di keluarganya mempunyai penyakit yang sama.