Mudah Berkeringat dan Ancaman Infeksi Jamur

Oleh dr. Dewi Ema Anindia pada 02 Mar 2016, 00:46 WIB
Keadaan mudah berkeringat selalu dikaitkan dengan mudahnya terkena infeksi jamur. Namun, benarkah demikian? Berikut info medis dari dr. Dewi Ema Anindia.
Mudah Berkeringat dan Ancaman Infeksi Jamur

Kondisi kulit berkeringat dapat dialami oleh siapa saja. Kondisi kulit yang mudah berkeringat dapat menimbulkan keringat berlebih pada area-area tertentu di tubuh.

Pada umumnya, mudah berkeringat tidak dapat menimbulkan masalah pada tubuh. Namun pada beberapa kondisi tertentu, bisa menimbulkan beberapa komplikasi pada tubuh, seperti bau badan, infeksi bakteri pada kulit, hingga infeksi jamur di kulit.

Nah, infeksi jamur pada kulit apa saja yang bisa timbul akibat kulit yang mudah berkeringat?

Secara umum, terdapat 3 penyakit akibat infeksi jamur pada kulit yang seringkali dikaitkan dengan kondisi mudah berkeringat, yaitu tinea pedis, tinea kruris, dan tinea versikolor.

Berikut adalah penjelasan mengenai penyakit-penyakit tersebut:

  • Tinea Pedis (athlete’s foot)

Tinea pedis adalah jenis infeksi jamur pada telapak kaki. Infeksi jamur pada kaki ini dapat timbul pada kondisi hangat dan lembap. Beberapa faktor risiko timbulnya tinea pedis adalah kaki yang berkeringat, menggunakan sepatu berbentuk tertutup dalam waktu yang lama hingga menyebabkan kaki menjadi lembap.

Gejala dari tinea pedis adalah kulit telapak kaki yang gatal dan merah, nyeri seperti sengatan di daerah telapak kaki, dan dapat menyebabkan kulit telapak kaki menjadi luka.

Apabila Anda menderita penyakit ini, segera oleskan krim antijamur yang mengandung clotrimazole sesuai dengan aturan. Selain itu, ingatlah juga untuk selalu menjaga kebersihan kaki Anda dan jangan sampai kaki Anda berkeringat sehingga lembap. Apabila memang kondisi kulit Anda mudah berkeringat, lebih seringlah mengganti kaus kaki yang Anda gunakan, atau Anda bisa menggunakan sepatu berbahan alami, misalnya sepatu berbahan kulit, tetapi tetap gunakan sepatu yang memiliki banyak ventilasi.

  • Tinea Kruris (Jock Itch)

Tinea kruris merupakan suatu jenis infeksi pada kulit daerah selangkangan yang seringkali disebabkan oleh infeksi jamur yang dinamakan tinea. Jamur ini biasanya akan tumbuh pada daerah yang lembap dan hangat. Pada umumnya, penyebab dari tinea kruris adalah gesekan dengan pakaian dalam, atau daerah selangkangan yang selalu lembap, seperti pada kondisi kulit yang mudah berkeringat.

Gejalanya adalah gatal pada daerah selangkangan, perubahan warna kulit, hingga munculnya luka yang khas pada daerah selangkangan.

Apabila Anda menderita penyakit ini, untuk sementara gunakanlah pakaian yang sedikit longgar. Anda juga bisa menggunakan obat antijamur untuk membantu mengatasi masalah infeksi jamur pada selangkangan Anda. Selain itu, ingatlah selalu untuk menjaga kebersihan selangkangan Anda.

  • Tinea Versikolor (Panu)

Tinea versikolor atau panu merupakan jenis infeksi jamur yang timbul pada kulit. Gejala dari infeksi panu adalah timbulnya bercak-bercak pada kulit yang disertai oleh perubahan warna menjadi lebih terang, atau terkadang bisa menjadi lebih gelap.

Pada umumnya, yang memicu timbulnya masalah kulit ini adalah udara yang lembap dan panas, keringat berlebih, kulit berminyak, daya tahan tubuh yang berkurang, hingga gangguan hormon.

Apabila Anda memiliki keluhan seperti ini, Anda bisa mengoleskan krim antijamur yang mengandung clotrimazole. Selain itu, beberapa hal yang juga Anda bisa lakukan adalah menjaga kebersihan tubuh, pastikan kebersihan baju yang Anda gunakan, dan rajinlah mengganti baju apabila berkeringat.