Bolehkah Berenang Saat Terkena Infeksi Jamur?

Oleh dr. Irma Rismayanty pada 05 Apr 2016, 10:40 WIB
Berenang merupakan aktivitas yang menyengangkan. Namun, bolehkah berenang saat terkena infeksi jamur? Berikut pemaparan dr. Irma Rismayanty.
Bolehkah Berenang Saat Terkena Infeksi Jamur?

Berenang merupakan salah satu jenis olahraga yang tidak membebani persendian di dalam tubuh, atau dengan kata lain low impact exercise.

Berenang sangat baik untuk segala usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Namun terkadang, penyakit kulit menjadi suatu hal yang paling umum dirasakan bagi mereka yang menyukai aktivitas olahraga ini.

Salah satu penyakit kulit yang umum dirasakan oleh mereka yang menyukai olahraga ini adalah infeksi jamur. Infeksi jamur ini bisa ditularkan hanya dengan menyentuh orang yang terinfeksi jamur, dan terkena permukaan yang lembap – seperti lantai kamar mandi, dan lantai kolam renang.

Jika setelah berenang Anda mendapati tubuh Anda terdapat bercak-bercak putih, berhati-hatilah. Siapa tahu Anda terkena infeksi jamur jenis tinea versicolor yang biasanya terdapat di air kolam renang yang sudah terinfeksi jamur, ditambah dengan iklim yang lembap maka jamur tersebut dapat tumbuh dengan subur. Selain itu, tinea pedis atau infeksi jamur pada kaki juga bisa ditemukan di permukaan lingkungan yang lembap – seperti permukaan pada kolam renang.

Memang tidak mudah untuk jamur dapat menginfeksi tubuh kita, namun ada beberapa hal yang mempengaruhi mudahnya terjadi infeksi jamur – seperti malnutrisi, sistem imunitas yang rendah, penggunaan kortikosteroid jangka panjang, dan kulit yang tidak intak.

Jika Anda memiliki penyakit jamur, alangkah baiknya Anda tidak berenang terlebih dahulu. Anda harus mengobati hingga sembuh infeksi jamur yang terjadi pada tubuh Anda agar Anda tidak menularkan infeksi jamur yang sudah terjadi pada tubuh Anda kepada orang lain. Selain itu, Anda pun tidak akan semakin diperberat dengan infeksi jamur lain yang mengancam akibat aktivitas berenang tersebut.

Namun apabila infeksi jamur belum terjadi di tubuh Anda, maka untuk menghindari diri Anda dari ancaman infeksi jamur, Anda harus memilih kolam renang yang terjaga kebersihannya, dengan memastikan:

  • Kondisi air kolam renang yang Anda kunjungi rutin di ganti. Selain itu, pastikan juga kolam renang tersebut memakai filter air, dan memiliki petugas yang rutin membersihkan kolam renang dan sekitarnya.

  • Kolam renang yang hendak Anda kunjungi menggunakan air berklorin. Pasalnya, klorin dapat mencegah berkembangnya bakteri ataupun jamur. Namun, klorin ini dapat menyebabkan kulit menjadi kering, dan jika Anda memiliki infeksi jamur pada tubuh Anda, terkena klorin akan menyebabkan infeksi jamur tersebut menjadi perih dan kering.

Agar Anda semakin terhindar dari ancaman infeksi jamur, pakaialah sepatu atau sandal jika Anda berjalan di sekitar kolam renang. Pasalnya, jamur senang tumbuh di tempat yang lembap dan tergenang air. Selain itu, segera bilas tubuh Anda menggunakan sabun dan air mengalir hingga bersih setelah Anda berenang agar bakteri ataupun jamur yang menempel di kulit dapat segera larut dalam air bilasan.