Jarak Kehamilan Terlalu Dekat Tingkatkan Risiko Osteoporosis

Oleh dr. Irma Rismayanty pada 28 Okt 2016, 11:00 WIB
Tahukah Anda bahwa jarak kehamilan terlalu dekat turut meningkatkan risiko osteoporosis bagi wanita yang mengalaminya? Ini alasannya.
Jarak Kehamilan Terlalu Dekat Tingkatkan Risiko Osteoporosis

Kehamilan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi wanita yang mengalaminya. Tak jarang, mereka yang belum lama melahirkan sudah hamil lagi. Meskipun terlihat wajar, kondisi ini meningkatkan risiko osteoporosis bagi wanita yang mengalaminya.

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang ditandai dengan menurunnya massa tulang (kepadatan tulang). Kondisi ini terjadi akibat ketidakmampuan tubuh dalam mengatur kandungan mineral, disertai dengan rusaknya struktur tulang, yang mengakibatkan pengeroposan tulang.

Jarak Kehamilan dan Osteoporosis

Jarak kehamilan yang teralu dekat meningkatkan risiko osteoporosis bagi wanita yang mengalaminya. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kondisi ini, yakni:

  • Kadar kalsium belum kembali normal

Jarak kehamilan yang terlalu dekat akan mempercepat proses kehilangan kalsium yang dibutuhkan tulang, terutama jika Anda tidak memerhatikan kebutuhan kalsium harian. Selama hamil, bayi memerlukan kalsium untuk pertumbuhan organ-organnya, termasuk tulang. Kebutuhan bayi akan kalsium ini hanya didapatkan dari nutrisi yang ibu konsumsi. Jika ibu tidak mampu memenuhi kebutuhan kalsium hariannya, maka kalsium untuk kebutuhan bayi akan diambil dari cadangan yang dimiliki sang ibu. Kebutuhan wanita hamil akan kalsium adalah 1000-1300 mg/hari.

  • Hamil sambil merawat bayi dapat menggangu kesehatan Anda

Jika Anda sedang hamil dan memiliki anak berusia kurang dari 1 tahun, maka pembagian nutrisi pasti akan terbagi. Si Kecil yang masih menyusui sangat membutuhkan asupan nutrisi –terutama kalsium. Janin yang ada di dalam kandungan pun demikian. Jika tidak bisa memenuhi kebutuhan kalsium dan nutrisi harian lainnya, kemungkinan besar Anda akan terkena osteoporosis.

Setelah mengetahui fakta di atas, bukankah menjaga jarak kehamilan menjadi suatu hal yang penting bagi Anda sekarang? Halini karena tubuh membutuhkan waktu untuk mengembalikan kadarkalsium ke tahap normal, sehingga Anda tidak perlu khawatir terkena osteoporosis di kemudian hari.

(NB/RH)

Baca Juga: