Tubuh Kurus Lebih Berisiko Alami Osteoporosis?

Oleh dr. Irma Rismayanty pada 28 Okt 2016, 12:20 WIB
Banyak yang mengatakan bahwa tubuh kurus lebih berisiko alami osteoporosis. Benarkah?
Tubuh Kurus Lebih Berisiko Alami Osteoporosis?

Memiliki tubuh ramping bak model tentunya menjadi impian para wanita. Tak heran jika banyak wanita berlomba-lomba untuk memperoleh tubuh yang langsing nan kurus. Namun tahukah Anda bahwa kurus tidak selalu sehat? Bahkan banyak yang mengatakan bahwa orang bertubuh kurus lebih berisiko mengalami osteoporosis.

Seseorang dapat dikatakan kurus dengan menghitung indeks massa tubuh (IMT). Rumus menghitung IMT adalahBerat Badan (kg) / (Tinggi Badan (m))2. Jika hasilnya adalah < 18,5 maka orang tersebut termasuk kurus atau berat badan kurang dari normal. Idealnya, IMT tubuh berada di antara 18,5–22,9 untuk orang Asia.

Kurus dan Osteoporosis

Pendapat yang mengatakan bahwa kurus berhubungan dengan osteoporosis adalah benar adanya. Ini karena berat badan kurang atau IMT rendah tergolong sebagai salah satu faktor risiko osteoporosis.Osteoporosis sendiri merupakan penyakit kronis yang menyerang tulang dan menyebabkan kerapuhan sehingga tulang mudah patah. Lantas, bagaimana tubuh kurus bisa menjadi faktor risiko osteoporosis?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Coin Adi, didapatkan hasil bahwa subjek dengan IMT rendah memiliki densitas tulang yang rendah. Akibatnya terjadi peningkatan risiko osteoporosis. Penelitian ini melibatkan 111 partisipan yang dibagi menjadi 2 grup berdasarkan IMT. Dalam penelitian tersebut, partisipan dengan IMT rendah cenderung membatasi atau mengurangi asupan makanan. Berkurangnya asupan makanan akan berpengaruh pada kurangnya asupan kalsium, vitamin D dan nutrisi penting lainnya, sehingga tulang menjadi mudah rapuh. Padahal, nutrisi–khususnya kalsium dan vitamin D– sangat penting bagi kesehatan tulang.

Dengan demikian, agar Anda terhindar dari ancaman osteoporosis, jagalah berat badan tetap dalam kondisi yang ideal –tidak kurus, tidak gemuk. Isi menu harian Anda dengan makanan bergizi yangseimbang nan sehat. Jangan lupakan juga untuk berolahraga secara rutin dan teratur, agar tulang menjadi kuat dan terbebas dari risiko osteoporosis di kemudian hari.

(NB/RH)

Baca Juga: