Jus Jeruk Bisa Bikin Tulang Kuat?

Oleh dr. Irma Rismayanty pada 28 Okt 2016, 13:19 WIB
Benarkah jus jeruk bisa bikin tulang kuat? Cari tahu faktanya di sini.
Jus Jeruk Bisa Bikin Tulang Kuat?

Setiap orang pasti ingin memiliki tulang yang kuat. Anda juga demikian, bukan? Namun untuk memiliki tulang yang kuat, tak ada salahnya Anda mengenal seluk beluk tulang terlebih dahulu.

Tulang Kuat

Untuk mendapatkan tulang kuat, Anda membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang, menerapkan pola hidup sehat serta berolahraga secara rutin dan teratur. Memiliki tulang yang kuat bukanlah suatu impian, asalkan Anda mengonsumsi sumber makanan yang tinggi kalsium. Selain itu, Anda juga membutuhkan sumber makanan yang mengandung protein, vitamin D, fosfor, potassium, magnesium, dan vitamin K.

Produk sapi beserta olahannya –seperti keju, susu, dan yoghurt– sejak dahulu dikenal sebagai sumber kalsium yang baik untuk membentuk tulang yang kuat. Di samping itu, ada pula asupan lain yang dapat menyebabkan tulang menjadi kuat. Apakah itu? Jawabannya adalah jus jeruk.

Jus jeruk dapat bermanfaat bagi tulang, karena jeruk mengandung vitamin C dan kalsium. Dalam 100 gram jeruk terdapat 40 mg kalsium dan 53,2 mg vitamin C. Namun jika disajikan dalam ukuran 180 gram,jeruk dapat menyumbang 7% dari total kebutuhan kalsium harian Anda.

Agar lebih jelas, inilah manfaat jus jeruk bagi Anda yang mengonsumsinya:

  • Vitamin C pada jus jeruk diperlukan untuk menjaga struktur kolagen, yang dibutuhkan untuk menjaga semua jaringan tulang (kulit dalam tubuh).  Menurut peneliti Muhlbauer, senyawa hesperidin yang banyak terkandung pada jus jeruk dapat menjaga massa tulang, dan hasil percobaan pada tikus membuktikan adanya peningkatan korteks (densitas) tulang.
  • Kandungan kalsium pada jus jeruk juga bermanfaat untuk kesehatan tulang dan gigi. Dengan mengonsumsi sumber makanan yang mengandung kalsium,maka keropos tulang di kemudian hari dapat dihindari.

Jadi memiliki tulang yang kuat bukan lagi hanya impian, kan? Anda bisa menambahkan jus jeruk dalam menu asupan harian. Namun tetap perhatikan jumlahnya agar tidak berlebihan, ya!

(NB)

Baca Juga: