Diare Salah Satu Gejala Mag, Benarkah?

Oleh dr. Astrid Wulan Kusumoastuti pada 09 Nov 2016, 15:00 WIB
Mag dan diare, dua keluhan pada perut yang sangat sering terjadi. Apakah kedua hal ini saling berkaitan?
Diare Salah Satu Gejala Mag, Benarkah?

Mag dan diare. Dua keluhan pada perut yang sangat sering terjadi. Karena penyakit ini sama-sama menimbulkan keluhan ‘perut melilit’, banyak yang berpikir bahwa keduanya saling berhubungan. Benarkah demikian? Sebenarnya, mag jarang muncul dengan gejala diare. Pada umumnya kedua keluhan ini tidak saling berhubungan. Namun bukan tidak mungkin jika mag dapat mengakibatkan gejala diare pada sebagian orang.

Secara sederhana, saluran pencernaan saling terhubung satu sama lain –mulai dari mulut sampai ke anus. Dengan demikian, keluhan pada satu bagian saluran pencernaan biasanya juga akan mengakibatkan gangguan pada bagian saluran pencernaan di dekatnya. Contohnya, iritasi lambung pada orang yang menderita mag dapat mempengaruhi bagian saluran cerna lain yang ada di dekatnya. Gangguan yang terjadi dapat berupa gangguan penyerapan air di usus atau gerakan peristaltik yang meningkat, sehingga mengakibatkan terjadinya diare.

Namun pada umumnya, mag lebih sering memberikan gejala berupa rasa kembung, begah, atau nyeri pada perut daripada gejala berupa diare. Gejala lainnya yang sering terjadi pada orang dengan mag adalah refluks asam lambung ke pangkal tenggorokan.

Meskipun diare jarang menjadi gejala yang berhubungan dengan sakit mag, namun jangan sepelekan keluhan ini. Diare yang parah dan lama dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga harus ditangani secepatnya. Segera penuhi kebutuhan cairan yang terbuang karena diare, dan periksakan diri ke dokter untuk penanganan selanjutnya.

(NB)

Baca Juga: