Benarkah Osteoartritis Penyakit Keturunan?

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 28 Nov 2016, 14:25 WIB
Tidak bisa dimungkiri, osteoartritis merupakan salah satu masalah sendi yang paling sering terjadi. Namun, benarkah ini adalah penyakit keturunan?
Benarkah Osteoartritis Penyakit Keturunan?

Sinta kerap sedih melihat ibunya yang sering mengalami nyeri pada lutut. Sudah setahun ibunya mengalami kondisi ini.

Hasil pemeriksaan dokter, menunjukkan bahwa ibunya mengalami osteoartritis (pengapuran sendi). Kekhawatiran Sinta berikutnya, apakah penyakit ini kelak akan menurun padanya?

Tidak bisa dimungkiri, osteoartritis merupakan salah satu masalah sendi yang paling sering terjadi. Namun, benarkah ini merupakan penyakit keturunan?

Dalam dunia kesehatan, terdapat sekelompok penyakit dengan penyebab multifaktor. Artinya, penyakit tersebut memiliki berbagai faktor risiko. Interaksi dari berbagai faktor risiko itulah yang menyebabkan terjadinya penyakit.

Salah contoh penyakit dengan penyebab multifaktorial adalah osteoartritis. Penyakit ini memiliki berbagai faktor risiko, termasuk faktor genetik atau keturunan.

Pada osteoartritis, faktor genetik menyumbang peran hingga 70%. Namun demikian, faktor keturunan ini tidak dapat berdiri sendiri, karena ada faktor lain yang turut memengaruhi.

Selain faktor keturunan, beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan osteoartritis adalah usia, riwayat cedera sendi, kegemukan/obesitas, dan pekerjaan/aktivitas yang berpotensi mencederai sendi. Faktor jenis kelamin juga turut memengaruhi, dimana jenis kelamin wanita lebih berisiko.

Diantara faktor risiko tersebut, beberapa tidak dapat diubah –seperti usia, jenis kelamin, keturunan dan riwayat cedera sendi. Tapi ada pula faktor risiko yang dapat diubah –seperti kegemukan dan aktivitas/pekerjaan yang berpotensi mencederai sendi.

Jadi, memiliki riwayat osteoartritis dalam keluarga bukanlah akhir dari segalanya. Anda dapat melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin dengan mengontrol berat badan serta menghindari aktivitas/pekerjaan yang berpotensi mencederai sendi –seperti angkat beban atau mendaki gunung.

Terapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan berolahraga –seperti berenangdan bersepeda– secara rutin dan teratur. Dengan demikian, risiko Anda untuk mengalami osteoartritis di kemudian hari akan lebih kecil.

(NB/RH)

Baca Juga: