Para Wanita, Hindari Osteoporosis dengan Olahraga Ini, Ya!

Oleh dr. Aldico Sapardan Sp.OT pada 08 Des 2016, 15:00 WIB
Tidak semua jenis olahraga baik bagi wanita yang menderita osteoporosis.
Para Wanita, Hindari Osteoporosis dengan Olahraga Ini, Ya!

Hampir setengah dari wanita yang berusia 60 tahun menderita osteoporosis. Penyakit ini lebih sering terjadi pada perempuan akibat adanya penurunan hormon estrogen setelah menopause, yang membuat kondisi tulang menjadi lebih buruk.

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat khas berupa massa tulang rendah. Kondisi ini juga disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang, di mana kondisi dapat menimbulkan kerapuhan tulang.

Jika Anda adalah wanita, pastikan agar kebutuhan gizi harian tetap terpenuhi agar tidak menjadi sasaran osteoporosis berikutnya. Di samping itu, berolahraga dengan rutin dan teratur juga dapat mencegah penyakit ini.

Perlu diketahui, olahraga memiliki beragam tujuan. Beberapa di antaranya adalah memperkuat otot dan tulang, serta menjaga keseimbangan tubuh –di mana kondisi ini bermanfaat untuk memperkecil risiko terjatuh, yang ujung-ujungnya menyebabkan patah tulang.

Tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai berolahraga. Bagi wanita post-menopause, olahraga yang rutin dan teratur dapat membantu:

  • Meningkatkan kekuatan otot
  • Meningkatkan keseimbangan tubuh
  • Menurunkan risiko terjadinya patah tulang (fraktur)
  • Menjaga atau memperbaiki postur tubuh
  • Mengurangi rasa nyeri di tubuh

Anda dapat memikirkan jenis olahraga apa yang akan dilakukan. Apabila sudah memutuskan, Anda mungkin dapat melakukan olahraga tersebut untuk jangka panjang. Adapun beberapa olahraga yang direkomendasikan untuk penderita osteoporosis, yakni:

  • Olahraga yang melatih kekuatan:

Angkat beban dua kali seminggu bisa Anda jadikan pilihan.

  • Olahraga aerobik weight-bearing:

Berjalan kaki perlahan, dan cepat.

  • Olahraga kelenturan (fleksibilitas):

Peregangan (stretching).

  • Olahraga stabilitas dan keseimbangan:

Berdiri dengan satu kaki atau tai chi

Adapun jenis olahraga yang sebaiknya dihindari penderita osteoporosis, yakni:

  • High-impact exercise: melompat, berlari, dan jogging dengan intensitas tinggi
  • Bending and twisting: golf, tenis, bowling, dan sebagian pose yoga

Perlu diingat, jika Anda adalah wanita dan penderita osteoporosis, olahraga yang dilakukan haruslah bersifat aman dan menyenangkan. Untuk itu, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum mulai berolahraga.

(NB/RH)

Baca Juga: