Obat Penambah Darah Sebabkan Bayi Besar?

Oleh dr. Dina Kusumawardhani pada 18 Jan 2017, 19:00 WIB
Benarkah obat penambah darah sebabkan bayi lahir besar? Cari tahu faktanya di sini.
Obat Penambah Darah Sebabkan Bayi Besar?

Dalam dunia kedokteran, bayi besar disebut sebagai makrosomia. Makrosomia merupakan suatu kondisi di mana berat lahir janin lebih dari 4000 gram. Kasus ini terjadi pada hampir 10% kelahiran di dunia.

Hingga saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa obat penambah darah dapat menyebabkan bayi lahir besar. Obat jenis ini justru merupakan salah satu suplemen wajib bagi ibu hamil untuk mencegah terjadinya anemia.

Lalu, apa saja yang dapat menyebabkan bayi lahir besar?

  1. Ibu hamil penderita diabetes
  2. Peningkatan berat badan yang berlebih saat hamil
  3. Bayi laki-laki
  4. Ibu hamil dengan riwayat bayi besar sebelumnya
  5. Wanita dengan obesitas sebelum hamil
  6. Kehamilan memanjang

Wanita hamil yang diperkirakan memiliki bayi besar disarankan untuk melakukan proses persalinan degan operasi caesar. Ini karena persalinan secara normal akan menimbulkan risiko berbahaya, seperti:

  • Robekan vagina dan perdarahan

Semakin besar janin, risiko robekan vagina dan perdarahan semakin membesar. Bahkan, dokter mungkin akan melakukan tindakan episiotomy (menggunting kulit vagina) untuk memudahkan pengeluaran janin.

  • Distosia bahu

Distosis bahu adalah tersangkutnya bahu janin. Kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi berupa patah tulang atau kerusakan saraf pleksus brakialis, sehingga menyebabkan kelumpuhan pada anggota tubuh bayi yang tersangkut.

  • Rendahnya kadar gula darah

Bayi besar berisiko terkena hipoglikemia, atau kadar gula darah rendah (< 40 mg/dl).

Sekarang Anda sudah tahu. Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi jika ingin mengonsumsi obat penambah darah saat hamil. Namun tentu saja, obat tersebut hanya boleh dikonsumsi sesuai anjuran dari dokter.

 (NB/RH)

Baca Juga: