8 Tanda Gangguan Darah yang Belum Anda Ketahui

Oleh dr. Dina Kusumawardhani pada 18 Jan 2017, 19:30 WIB
Selain lemas, letih, dan lesu, ternyata anemia masih memiliki tanda dan gejala lainnya, lho. Cari tahu di sini.
8 Tanda Gangguan Darah yang Belum Anda Ketahui

Berbicara tentang anemia memang tidak ada habisnya. Bagaimana tidak, penyakit ini kerap menimpa segala usia. Di balik itu semua, tahukah Anda bahwa anemia memiliki tanda dan gejala lain yang belum diketahui oleh orang pada umumnya?

Anemia atau kurang darah merupakan kondisi penyakit di mana kadar sel darah merah (hemoglobin) kurang dari normal (<12 g/dL). Berikut tanda dan gejala anemia yang mungkin belum Anda ketahui:

  1. Gangguan irama jantung dan sesak napas

Pada anemia, asupan oksigen ke jantung dan paru-paru berkurang. Jika terjadi dalam waktu lama, penyakit ini dapat menyebabkan gagal jantung dan gangguan irama jantung, serta keluhan sesak napas.

  1. Gangguan tumbuh kembang dan perilaku anak

Pada bayi dan anak-anak, anemia yang berlangsung lama (kronik) dapat memicu gangguan tumbuh kembang dan perilaku. Ini adalah akibat dari perubahan myelinisasi neurotransmiter.

  1. Telinga berdenging

Telinga berdenging atau tinnitus merupakan gejala yang sering terjadi pada penderita anemia. Kejadian ini didasari oleh aliran oksigen ke telinga dalam yang berkurang.

  1. Sindrom restless legs

Restless legs syndrome merupakan kondisi di mana seseorang merasa tidak nyaman pada kaki saat duduk atau berbaring. Perasaan tidak nyaman ini akan hilang sesaat bila berjalan. Ini juga menyebabkan sulit tidur di malam hari.

  1. Perubahan pada kuku dan lidah

Anemia akibat kurangnya zat besi (anemia defisiensi besi) yang tidak diobati dalam waktu lama dapat menimbulkan gejala berupa:

  • Glositis atau iritasi lidah
  • Atrofi papil lidah atau papil lidah menghilang, sehingga permukaan lidah menjadi licin dan mengilap
  • Koilonikia atau kuku berbentuk seperti sendok dan pecah-pecah (rapuh)
  1. Pembesaran organ

Pada anemia hemolitik, misalnya thalassemia, bisa terjadi pembesaran organ limpa. Sehingga, perut penderita akan tampak membesar.

  1. Mudah Infeksi

Ini berkaitan dengan daya tahan tubuh. Pada orang anemia, asupan oksigen menuju organ tubuh menjadi kurang baik. Sehingga kebutuhan nutrisi dan protein untuk melawan infeksi tidak tercukupi.

  1. Haid berkepanjangan yang disertai nyeri berat

Pada wanita, anemia akan menyebabkan haid berlangsung lebih lama. Kondisi ini disertai dengan nyeri hebat, termasuk lesu dan lemah yang berkepanjangan.

Apabila Anda mendapati gejala-gejala di atas, jangan tunggu lagi. Segera periksakan diri ke dokter. Ini karena Anda mungkin mengalami anemia yang disebabkan oleh kondisi lain, di luar anemia defisiensi (kekurangan) zat besi.

Ingat, semakin dini anemia diketahui, pengobatan juga akan semakin mudah dilakukan.

(NB/RH)

Baca Juga: