Salah Mengolah Daging Kambing, Waspada Penyakit GERD!

Oleh dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons pada 14 Feb 2017, 08:00 WIB
Tahukah Anda, salah mengolah daging kambing bisa berakibat buruk bagi penderita asam lambung (penyakit GERD). Cari tahu lebih lanjut di sini

Klikdokter.com, Jakarta Daging sebenarnya merupakan makanan yang tinggi akan protein dan rasanya enak. Salah satu jenis daging yang memiliki banyak penggemar adalah daging kambing. Sayangnya, cara mengolah daging kambing yang salah dapat memicu penyakit asam lambung atau penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

Apa sebenarnya GERD itu? GERD merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang timbul karena asam lambung seperti sensasi terbakar di dada menjalar hingga ke kerongkongan. Selain itu Anda juga akan merasakan sensasi asam atau pahit pada mulut, nyeri ulu hati atau dada, sulit menelan, batuk kering, nyeri tenggorokan dan suara serak

Ada banyak hal yang dapat memicu asam lambung menjadi naik. Namun, terkait dengan daging kambing, cara mengolah yang salah merupakan salah satu pemicu yang penting untuk diperhatikan.

Daging kambing biasanya diolah dengan cara menambahkan santan, serta bumbu-bumbu yang asam dan pedas. Tambahan- tambahan itulah yang akhirnya merangsang produksi asam lambung berlebih.

Padahal daging kambing itu sendiri sudah termasuk daging merah yang tinggi akan lemak. Daging ini bertahan lebih lama di dalam lambung karena membutuhkan proses yang lebih lama untuk dicerna. Hal inilah yang juga meningkatkan risiko penyakit GERD.

Sebenarnya larangan konsumsi daging kambing bagi penderita asam lambung atau penyakit GERD bukanlah harga mati. Anda boleh saja mengonsumsinya, dengan catatan Anda harus menjaga jumlah dan tentu saja cara pengolahan yang tepat.

Ingat, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati! Jadi, berhati-hatilah dalam mengonsumsi daging kambing apabila memiliki riwayat penyakit lambung terutama GERD!

(DA/ RH)