Waspada! Kuteks Dapat Menyebabkan Infeksi Jamur pada Kuku

Oleh dr. Nadia Octavia pada 10 Mei 2016, 08:23 WIB
Kuteks sering kali digunakan oleh wanita untuk mempercantik penampilan kukunya. Namun, tahukah Anda bahwa kuteks dapat menyebabkan infeksi jamur pada kuku? Berikut info medis dari dr. Nadia Octavia.
Waspada! Kuteks Dapat Menyebabkan Infeksi Jamur pada Kuku

Kuteks sering kali dijadikan sebuah pilihan selain make-up bagi para wanita untuk mempercantik dirinya. Pasalnya, kuteks memang digunakan bagi wanita yang ingin memiliki tampilan kuku sempurna.

Apalagi jika kuteks tersebut berwarna-warni, tentu hal ini akan menambah semangat dan kecantikan bagi yang menggunakannya. Namun, kuteks konon bisa membuat kuku menjadi jamuran. Benarkah hal ini?

Perlu Anda ketahui, infeksi jamur dapat terjadi di area manapun di tubuh, termasuk pada kuku. Infeksi jamur pada kuku atau dikenal dengan onikomikosis disebabkan oleh pertumbuhan jamur pada kuku.

Pada saat pemakaian kuteks, umumnya seseorang akan melakukan tindakan manicure terlebih dahulu. Tindakan manicure yang tidak tepat dapat menyebabkan perlukaan pada kulit di sekitar kuku dan menyebabkan bagian tersebut rentan untuk mengalami infeksi jamur, terlebih jika alat yang digunakan tidak steril.

Penggunaan kuteks dapat memperparah kondisi tersebut karena kuteks dapat membuat kuku menjadi lebih lembap sehingga meningkatkan kemungkinan untuk terserang infeksi jamur.

Gejala infeksi jamur pada kuku, antara lain:

  • Kuku mudah patah
  • Kuku menguning atau terdapat bintik-bintik kuning pada kuku
  • Kuku menebal dan memutih
  • Kuku menjadi rapuh dan mudah terlepas
  • Terdapat bau dari kuku yang terinfeksi

Beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk mencegah infeksi jamur pada kuku, antara lain:

  • Cuci tangan dan kaki Anda secara rutin dan jangan lupa untuk dikeringkan hingga benar-benar kering.
  • Gunting kuku Anda secara rutin, namun hindari untuk mencabut ataupun menggunting kulit di sekitar kuku.
  • Gunakan kaus kaki yang menyerap keringat.
  • Ganti kaus kaki Anda setiap hari.
  • Usahakan untuk menggunakan sepatu yang terbuka dan memiliki sirkulasi yang baik.
  • Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air yang mengalir setelah memegang kuku yang terinfeksi.
  • Hindari bertelanjang kaki di tempat umum.
  • Hindari terlalu sering menggunakan kuteks.
  • Pastikan tempat Anda melakukan manicure memiliki alat yang steril.

Apabila infeksi jamur pada kuku sudah terjadi, Anda dapat menggunakan krim antijamur yang mengandung Clotrimazole untuk dioleskan ke area yang terinfeksi guna membantu mengatasi infeksi jamur yang terjadi. Selain itu, obat antijamur, obat yang diminum juga dapat Anda konsumsi apabila diperlukan.