Antibakteri Nanosilver, Apakah Itu?

Oleh dr. Jessica Florencia pada 01 Apr 2017, 12:03 WIB
Akhir-akhir ini, Anda sering mendengar mengenai partikel nanosilver yang memiliki aktivitas anti bakteri.
Antibakteri Nanosilver, Apakah Itu?

Klikdokter.com, Jakarta Partikel nanosilver merupakan nanopartikel perak (Argentum) yang dapat menghancurkan mikroorganisme infeksius. Mikroorganisme infeksius sendiri merupakan makhluk hidup berukuran sangat kecil yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Jenis mikroorganisme ini memiliki kemampuan yang mengancam kesehatan manusia karena dapat menjadi penyebab penyakit menular.

Kemampuan nanosilver menghancurkan mikroorganisme infeksius menjadikan nanosilver sebagai salah satu agen antimikroba yang paling kuat. Memiliki kegunaan biomedis yaitu ampuh dalam melawan infeksi, partikel nanosilver kini termasuk salah satu teknologi nano yang paling andal.

Kapasitas partikel nanosilver sebagai anti bakteri telah diuji untuk melawan bakteri, virus, ataupun jamur. Partikel nanosilver bekerja dengan melepaskan ion Ag yang dapat menyebabkan sel bakteri, virus, dan jamur mengalami kematian. Oleh karena itu, partikel nanosilver dipercaya dapat memberikan perlindungan pasif terhadap infeksi melalui penggunaannya pada produk-produk kesehatan.

Pengunaan nanosilver dalam bidang kedokteran telah diinvestigasi melalui berbagai tahap percobaan dan penelitian. Penelitian ini umumnya bertujuan untuk mengetahui potensi nanosilver sebagai bakterisidal atau zat pembunuh bakteri.

Meskipun keampuhan dan kekuatannya dalam mengatasi kuman memang telah terbukti sangat kuat, para peneliti dan ilmuwan terus melakukan penelitian untuk menimbang perbandingan tingkat keamanan dan keuntungan penggunaannya. Beberapa penelitian telah menunjukkan tingkat keamanan dari partikel ini untuk diaplikasikan guna menjawab tantangan kesehatan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa partikel nanosilver ini memiliki aktivitas anti bakteri yang efektif dalam melawan bakteri Escherichia coli. Bakteri ini merupakan jenis kuman yang dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan.

Berangkat dari hasil penelitian-penelitian tersebut, pemanfaatan nanosilver mulai diaplikasikan pada berbagai produk kesehatan, baik untuk tujuan perawatan maupun pengobatan. Di antara produk kesehatan yang memanfaatkan teknologi partikel nanoslver adalah selang dalam pembuluh darah, selang untuk napas bantuan, pembalut luka, dan material untuk menambal lubang pada gigi.

Semoga penjelasan ini dapat menjadi informasi awal dan pengetahuan dasar bagi Anda mengenai partikel nanosilver. Meski teknologi kedokteran dan kesehatan terus berkembang, jangan lupa bahwa menjaga kebersihan diri merupakan kunci utama terhindar dari penyakit menular.

(MFW)