Kenali Ciri-ciri Alergi pada Si Kecil

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 14 Mei 2017, 22:43 WIB
Alergi bisa muncul kapan saja dengan berbagai gejala yang tak terduga sehingga sering terlambat dikenali.
Kenali Ciri-ciri Alergi pada Si Kecil

Klikdokter.com, Jakarta Kasus Si Kecil yang alergi semakin banyak jumlahnya. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan setidaknya satu dari 20 anak menderita alergi. Sayangnya, kejadian alergi pada Si Kecil sering terlambat diketahui dan bisa mengganggu tumbuh kembangnya.

Berikut ini beberapa ciri-ciri alergi pada Si Kecil yang perlu diketahui orangtua:

  1. Kulit merah dan gatal

    Memang tidak semua kejadian kulit merah dan gatal disebabkan karena alergi. Orangtua perlu memikirkan kemungkinan alergi bila:

    • Kulit merah dan gatal terjadi setelah Si Kecil makan makanan tertentu yang tak biasa dikonsumsi sebelumnya.
    • Disertai adanya bentol-bentol di kulit
    • Pada Si Kecil, gatal dan kemerahan terjadi di pipi, lipat siku, atau lipat lutut

  2. Batuk pilek tak kunjung sembuh

    Bila Si Kecil mengalami hal ini, alergi harus dicurigai sebagai salah satu penyebabnya. Terutama bila keluhan batuk pilek lebih berat pada pagi hari, disertai bersin-bersin, mata anak terlihat merah, anak mengucek-ngucek mata atau hidung, sangat mungkin alergilah penyebabnya.

  3. Sesak nafas disertai bunyi ‘ngik-ngik’

    Sesak nafas disertai bunyi ‘ngik-ngik’ merupakan pertanda serangan asma. Asma merupakan salah satu bentuk alergi yang cukup berat.

  4. Sakit perut atau diare

    Bila Si Kecil mengalami keluhan sakit perut, kram perut, atau diare 2–4 jam setelah mengonsumsi makanan tertentu, kemungkinan besar ia alergi terhadap zat yang terkandung pada makanan tersebut.

    Misalnya, jika Si Kecil selalu mengeluh sakit perut beberapa jam setelah minum susu sapi, bisa jadi ia alergi susu sapi.

  5. Anafilaktik

    Anafilaktik merupakan reaksi alergi yang berat dan mengancam nyawa. Gejala awal berupa bibir bengkak atau sesak napas serta dalam beberapa menit, penderitanya akan mengalami penurunan kesadaran dan syok. Bila tidak segera ditangani, anafilaktik bisa menyebabkan kematian.

Lalu hal apa saja yang bisa menyebabkan alergi? Jawabannya, semua hal bisa berpotensi menyebabkan alergi, tergantung reaksi dan daya tahan tubuh masing-masing Si Kecil.

Namun, zat yang paling sering menyebabkan alergi pada Si Kecil antara lain adalah tungau debu rumah, bulu binatang, serbuk sari dari tanaman, gigitan serangga, asap rokok, parfum, dan makanan seperti telur, kacang, susu dan produk susu.

Bila Si Kecil mengalami salah satu ciri-ciri alergi, identifikasilah zat penyebab alerginya. Selanjutnya, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

(DA/ RH)