Makan Bayam Picu Rematik Akibat Asam Urat, Mitos atau Fakta?

Oleh KlikDokter pada 29 Mei 2017, 14:57 WIB
Tak sedikit orang yang menjauhi bayam atau kangkung karena takut terkena rematik akibat asam urat.
Makan Bayam Picu Rematik Akibat Asam Urat, Mitos atau Fakta?

Klikdokter.com, Jakarta Bayam dan kangkung sering kali dituduh sebagai penyebab rematik. akibat asam urat. Anggapan itu terus diyakini, sehingga tak sedikit orang yang menjauhi dua sayuran hijau ini. Bagaimana faktanya?

Anda tak perlu khawatir. Ternyata, butuh sangat banyak bayam atau kangkung untuk dapat menghasilkan asam urat berlebih di dalam tubuh.

Artinya, jika Anda dalam kondisi sehat serta mengonsumsi bayam dan kangkung dalam jumlah wajar, kemungkinannya sangat kecil untuk terserang rematik akibat asam urat..

Kenyataannya, banyak makanan lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat jauh lebih tinggi ketimbang bayam atau kangkung. Mari buktikan!

Bayam dan kangkung mengandung purin—bentuk awal dari asam urat—sebanyak 50-150 mg per 100 gramnya. Bandingkan dengan jeroan yang kadar purinnya mencapai 150-825 mg per 100 gram. Sangat berbeda jauh, bukan?

Bahkan, sebuah studi membuktikan hal yang mengejutkan soal ini. Peneliti menemukan bahwa pada penderita asam urat, membatasi sayuran hijau tersebut tidak berhubungan dengan penurunan kadar asam urat.

Sebaliknya, penderita asam urat perlu lebih membatasi konsumsi produk-produk hewani. Hal ini penting untuk membantu menjaga kadar asam urat tetap di angka normal.

Jadi, makan bayam atau kangkung tidak menyebabkan rematik akibat asam urat selama jumlahnya tidak berlebihan. Manfaat sayuan tersebut bisa Anda dapatkan, risiko rematik akibat asam urat pun tidak perlu dikhawatirkan!

[RS/ MFW]