Benarkah BAB Jongkok Picu Wasir?

Oleh dr. Nitish Basant Adnani BMedSc pada 06 Jun 2017, 14:42 WIB
Konon, proses mengejan saat buang air besar jongkok dianggap sebagai penyebab timbulnya wasir. Benarkah demikian?
Benarkah BAB Jongkok Picu Wasir?

Klikdokter.com, Jakarta Seseorang yang mengalami wasir (hemoroid) tentu akan merasakan ketidaknyamanan saat buang air besar. Hemoroid atau wasir itu sendiri dapat ditandai dengan timbulnya gejala seperti buang air besar yang disertai nyeri atau perdarahan, teraba benjolan pada daerah sekitar anus.

Ada banyak anjuran yang bisa dilakukan penderita wasir di rumah untuk meredakan ketidaknyamanan tersebut. Misalnya dengan meningkatkan konsumsi serat sehari-hari. Beberapa makanan yang kaya akan serat adalah roti gandum, sereal, buah-buahan, dan sayur-sayuran.

Selain itu, juga disarankan untuk mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup setiap harinya dan menghindari buang air besar yang keras. Bicara tentang buang air besar, posisi dan kebiasaan buang air besar ternyata juga memegang peranan penting dalam meredakan keluhan akibat hemoroid.

Para penderita wasir dianjurkan untuk menghindari kebiasaan mengejan saat buang air besar. Mengejan dapat meningkatkan tekanan pada anus, yang dapat memicu pelebaran pembuluh darah serta meningkatkan keluhan akibat hemoroid.

Terkait posisi buang air besar, hingga saat ini masih terdapat perdebatan mengenai posisi yang dianjurkan untuk mencegah keluhan hemoroid. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa posisi jongkok lebih disarankan dibandingkan posisi duduk.

Para peneliti tersebut menyampaikan bahwa pada posisi jongkok, laju feses menjadi lebih lancar. Selain itu, hal ini juga dianggap dapat menghindarkan seseorang dari kebiasaan mengejan pada saat buang air besar.

Namun, masih dibutuhkan evaluasi lebih lanjut untuk dapat menentukan secara pasti posisi buang air besar yang lebih disarankan.

Selain posisi BAB, makanan yang dikonsumsi juga dapat memengaruhi kualitas buang air besar. Konsumsi makanan seperti buah dan sayuran yang kaya akan serat dapat membantu mencegah wasir, begitu pula dengan temulawak yang memiliki khasiat untuk saluran cerna.

Daun wungu juga diketahui memiliki efek antinyeri yang dapat mengurangi nyeri akibat wasir. Sebagai tambahan, hindari juga konsumsi makanan yang terlalu pedas karena dapat memicu keluhan wasir.

Dengan mengetahui hal yang dapat membantu mengurangi keluhan wasir, seperti asupan makanan dan minuman yang dianjurkan serta kebiasaan buang air besar yang baik, diharapkan gejala yang dialami dapat mereda. Jika keluhan Anda tak kunjung membaik, segera ke dokter.

(DA/ RH)