Cara Menstimulasi Pertumbuhan Gigi si Kecil

Oleh drg. Martha Mozartha M.Si pada 09 Agu 2017, 12:41 WIB
Perhatikan nutrisi dan pola makan si Kecil agar giginya cepat tumbuh.
Cara Menstimulasi Pertumbuhan Gigi si Kecil

Klikdokter.com, Jakarta Tahukah Bunda, ternyata gigi si Kecil sudah dapat distimulasi sejak dalam kandungan?

Pembentukan gigi susu telah dimulai saat janin berkembang di antara minggu ke-6 dan ke-8. Sementara itu, perkembangan benih gigi dimulai saat janin berusia 20 minggu. Jadi saat si Kecil lahir, benih gigi susu telah terbentuk di dalam gusi.

Jauh sebelum gigi tumbuh di rongga mulut, terjadi proses peletakan mineral-mineral penyusun gigi. Pembentukan lapisan-lapisan gigi ini sangat dipengaruhi oleh nutrisi, yang berasal dari sang Bunda.

Makanan yang mengandung vitamin A, vitamin D, vitamin K, serta mineral seperti kalsium, magnesium, dan fosfor sangat penting bagi pertumbuhan gigi. Terutama vitamin K2 yang mengarahkan kalsium ke tempat ia seharusnya berada.

Kuning telur ayam, daging merah, salmon, minyak kelapa, dan sayur-sayuran berwarna adalah beberapa makanan yang kaya akan vitamin K2. Semuanya baik untuk dikonsumsi oleh ibu mengandung.

Stimulasi Gigi dengan Nutrisi dan Pola Makan

Umumnya, gigi susu yang pertama kali muncul di rongga mulut adalah gigi seri bawah yang tumbuh saat si Kecil berusia 6 bulan.

Akan tetapi, waktu tumbuh gigi tidak sama antara anak yang satu dan lainnya. Ada faktor-faktor yang memengaruhi tumbuh kembang gigi, salah satunya nutrisi dan pola makan si Kecil.

Menjelang ulang tahunnya yang pertama, si Kecil sudah dapat mengonsumsi makanan bertekstur agak keras dan kasar (meski demikian, jenis makanannya tetap harus diselaraskan dengan fase pertumbuhannya).

Tak perlu khawatir dalam memberikan makanan bertekstur keras ini. Jika terus-menerus diberikan makanan lunak, si Kecil malah jadi malas mengunyah sehingga kurang menstimulasi otot pengunyahan, gigi, dan tulang rahang. Pada akhirnya, gigi dapat terlambat tumbuh.

Oleh sebab itu, keseimbangan gizi tak cukup untuk membuat gigi si Kecil tumbuh baik. Bunda juga perlu memperhatikan tekstur dan jenis makanannya. Tentu tak lupa untuk menyesuaikannya dengan fase pertumbuhan si Kecil.

Selain itu, mengajarkan si Kecil mengunyah makanan berarti membantunya untuk tidak memiliki kebiasaan mengemut makanan. Kebiasaan ini dapat memperbesar risiko terjadinya karies gigi.

Anda juga dapat memberikan camilan yang dapat digenggam atau finger food untuk membiasakan si Kecil mengunyah makanan. Ini dapat membantu menstimulasi pertumbuhan gigi si Kecil.

Bila si Kecil sudah mau tumbuh gigi, dapat juga dirangsang dengan teether atau mainan untuk digigit-gigit. Namun, pastikan bahan teether tersebut aman untuk si Kecil. Jagalah kebersihannya dengan mencuci teether sebelum dan sesudah dipakai.

Jika pada usia 12 bulan belum ada gigi susu yang tumbuh sama sekali, periksakan dan konsultasikan si Kecil ke dokter gigi. Semoga informasi ini bermanfaat!

[RS/ RH]