Bolehkah Memberikan Biskuit Anak pada si Kecil?

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 14 Agu 2017, 18:34 WIB
Biskuit anak kerap diberikan kepada si Kecil. Amankah untuk dilakukan?
Bolehkah Memberikan Biskuit Anak pada si Kecil?

Klikdokter.com, Jakarta Biskuit merupakan alternatif makanan yang padat kalori serta mudah untuk dimakan oleh si Kecil.

Bunda termasuk yang memberikan biskuit anak kepada si Kecil? Sebaiknya Bunda lebih berhati-hati, sebab banyak biskuit anak yang komposisinya tidak jelas.

Faktanya, tak sedikit biskuit anak yang beredar di pasaran didominasi oleh kandungan karbohidrat dan lemak saja. Bahkan ada juga biskuit anak yang mengandung monosodium glutamate (MSG) dalam jumlah yang besar.

Biskuit yang hanya mengandung karbohidrat dan lemak tanpa kandungan zat gizi lainnya dapat meningkatkan kadar gula darah dan berisiko menyebabkan obesitas. Sementara biskuit yang mengandung MSG dalam jumlah besar dapat menyebabkan hipertensi di usia muda bila dikonsumsi terlalu sering.

Harus Bagaimana?

Sebaiknya Bunda memberikan biskuit yang mengandung gizi lengkap, yaitu sumber energi (karbohidrat, protein, lemak), serta berbagai vitamin dan mineral. Dengan demikian, tumbuh kembang bayi bisa lebih optimal.

Selain memerhatikan komposisinya, Bunda juga harus memerhatikan tekstur dan kelembutan biskuit yang diberikan kepada si Kecil. Biskuit yang baik dan aman bagi Si Kecil memiliki ciri mudah digigit dan mudah lumer di mulut. Di samping itu, biskuit yang seperti ini juga dapat menstimulasi pertumbuhan gigi si Kecil.

Agar lebih mudah dan terjamin, Bunda dapat memberikan si Kecil biskuit berlabel ‘khusus bayi’ yang telah disertifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Jadi boleh atau tidaknya memberikan biskuit anak kepada si Kecil kembali ke kandungan dan tekstur biskuit itu sendiri. Jika komposisi dan teksurnya tidak sesuai, sebaiknya hindari memberikan biskuit yang seperti ini kepada si Kecil.

(NB/ RH)