Rutin Sarapan Gandum Bisa Turunkan Risiko Diabetes?

Oleh dr. Karin Wiradarma pada 23 Agu 2017, 09:55 WIB
Pemilihan makan yang baik mampu menurunkan risiko diabetes. Apakah gandum salah satunya?
Rutin Sarapan Gandum Bisa Turunkan Risiko Diabetes?

Klikdokter.com, Jakarta Makanan memiliki peran penting untuk mencegah penyakit diabetes. Apakah gandum termasuk di antaranya?

Kekuatan Gandum
Sebanyak 80% kasus diabetes adalah diabetes tipe 2 yang dapat dicegah dengan gaya hidup sehat. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang terbuat dari gandum.

Dalam penelitian Nurses’ Health Studies I dan II yang melibatkan 160.000 wanita, didapati bahwa mereka yang mengonsumsi dua atau tiga porsi makanan yang terbuat dari gandum memiliki risiko diabetes 30% lebih rendah.

Ada pula studi lain yang menemukan bahwa orang yang mengonsumsi nasi putih memiliki risiko diabetes 17% lebih tinggi. Sementara itu, mereka yang sehari-hari mengonsumsi nasi cokelat (yang terbuat dari gandum) memiliki risiko diabetes 11% lebih rendah.

Lebih Sulit Dicerna
Makanan yang terbuat dari gandum—seperti roti gandum, nasi merah, nasi cokelat, dan oatmeal—lebih sulit dicerna oleh tubuh, karena terdiri dari karbohidrat yang lebih kompleks.

Akibatnya, proses pencernaan menjadi glukosa lebih lambat dan kadar gula darah dalam tubuh naik secara perlahan. Dengan demikian, tubuh tidak merasa ‘kaget’.

Lain halnya dengan karbohidrat yang terbuat dari gandum yang sudah diproses, seperti nasi putih, roti putih, kue, dan donat. Karena lebih mudah dicerna oleh tubuh, kadar gula darah pun dapat melonjak ketika Anda selesai mengonsumsi makanan tersebut.

Angka Diabetesi Kian Tinggi
Lebih dari 422 juta penduduk dunia menyandang diabetes. Di Indonesia sendiri, angka diabetesi melonjak cukup banyak, yakni dari 5,7% pada 2007 menjadi 6,9% pada 2013 (sekitar 9,1 juta orang).

Diabetes terjadi ketika kadar gula dalam darah terlalu tinggi, yang disebabkan oleh gangguan dari fungsi insulin. Diabetes adalah penyakit kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Mulai dari infeksi kaki yang dapat menyebabkan amputasi, gagal ginjal, penyakit jantung, dan stroke.

Data Sample Registration Survey tahun 2014 menunjukkan bahwa diabetes merupakan penyebab kematian tertinggi ketiga di Indonesia, setelah stroke dan penyakit jantung.

Sekarang Anda perlu lebih cermat dalam memilih makanan. Sedapat mungkin, gantilah karbohidrat konvensional dengan makanan yang terbuat dari gandum agar terhindar dari diabetes.

[RS/ RH]