Benarkah Pusing Merupakan Gejala Kolesterol Tinggi?

Oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong pada 26 Sep 2017, 11:24 WIB
Pusing seringkali dianggap sebagai gejala kolesterol tinggi. Seperti apa faktanya?
Benarkah Pusing Merupakan Gejala Kolesterol Tinggi?

Klikdokter.com, Jakarta Kolesterol tinggi telah menjadi momok menakutkan bagi banyak orang. Pasalnya, kondisi ini dapat memicu timbulnya berbagai penyakit, seperti jantung dan stroke.

Beragam informasi beredar di masyarakat mengenai gejala kolesterol tinggi, salah satu yang tersering adalah pusing. Namun, apakah pusing merupakan gejala dari tingginya kadar kolesterol?

Sebelumnya, mari kenali lebih jauh tentang kolesterol. Kolesterol merupakan produk lemak yang dihasilkan oleh hati. Ada dua jenis kolesterol, yaitu kolesterol jahat (Low Density Lipoproteins/ LDL) dan kolesterol baik (High Density Lipoproteins/ HDL).

Kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia) merupakan kadar LDL/ kolesterol jahat yang tinggi. Kolesterol yang berlebihan ini akan menumpuk di pembuluh darah, termasuk di jantung dan otak.

Tidak ada gejala signifikan yang menunjukkan seseorang mengalami hiperkolesterolemia. Pada banyak kasus, kadar kolesterol tinggi diketahui saat kondisi gawat, seperti serangan jantung. Tak heran bila kondisi ini dijuluki silent killer.

Bagaimana dengan pusing? Pusing sering dihubungkan dengan kolesterol tinggi. Umumnya hal yang sering dikeluhkan yakni sakit kepala bagian belakang.

Berbagai penelitian di Turki dan Italia menunjukkan bahwa sebagian besar penderita migrain (sakit kepala sebelah) memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Memang, belum diketahui dengan jelas bagaimana kolesterol tinggi dapat menyebabkan migrain.

Salah satu kemungkinannya adalah aliran darah ke otak yang terhambat akibat tumpukan kolesterol di pembuluh darah.

Meski demikian, bukan berarti pusing selalu menjadi pertanda tingginya kolesterol. Pusing merupakan gejala tidak khas dan dapat disebabkan oleh banyak hal. Untuk mengetahui kadar kolesterol seseorang, cara paling efektif adalah dengan melalui pemeriksaan darah.

Sementara itu, sebagai pertolongan pertama, Anda dapat mengonsumsi obat untuk mengatasi pusing. Pilihlah obat dengan kandungan methampyrone dan trimethylxanthine di dalamnya.

Bila Anda sering mengalami pusing dan memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga, sebaiknya lakukan pemeriksaan kadar kolesterol minimal tiga bulan sekali. Selain itu, selalu terapkan pola hidup sehat agar Anda terhindar dari kolesterol tinggi.

(DA/ RH)